Kamis, 02 Februari 2017

Review Gameboy Advance Emulator di smartphone Tizen


Emulator adalah cara tercepat untuk bisa menikmati ratusan hingga ribuan aplikasi dari perangkat lain yang sudah populer sebelumnya. Berbeda dengan ACL dari Openmobile yang cuma bisa menjalankan aplikasi Android yang sudah ada di Tizen Store karena alasan keamanan dan hak cipta, GBA Emulator bisa menjalankan hampir semua dari ribuan game yang sebelumnya dibuat untuk konsol Gameboy Advance.

Gameboy Advance (GBA) adalah salah satu konsol game terpopuler yang dibuat oleh Nintendo. Dirilis pertama kali di Jepang pada tahun 2001, GBA menjadi konsol game terlaris dijamannya dengan penjualan mencapai lebih dari 80 juta unit di seluruh dunia.

GBA Emulator pertama buat smartphone Tizen buatan Mobimax ini bisa menjalankan hampir semua ROM berekstensi .gba tanpa kendala yang berarti. Emulator ini juga memiliki fitur penyimpanan (Save/Load) yang sangat berguna saat bermain game bergenre RPG atau simulasi seperti Final Fantasy atau Harvest Moon yang tidak bisa diselesaikan hanya dalam hitungan jam atau harian.

Satu keuntungan yang dimiliki oleh Tizen dibandingkan dengan konsol Game Boy Advance aslinya adalah bahwa perangkat yang menjalankan OS ini memiliki kekuatan eksponensial yang lebih baik, terutama dari sisi hardware, untuk menjalankan segala judul game dengan mudah. Emulator ini, walaupun masih ada beberapa kekurangannya, termasuk sangat mudah digunakan dan memiliki user interface yang tidak terlalu kompleks.


Pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari file ROM yang berekstensi .gba yang banyak tersebar di berbagai situs download di Internet. Jika Anda mengunduh file kompresi yang berekstensi .zip atau .rar ekstrak dulu sampai muncul file dengan ekstensi .gba. Download sebanyak-banyaknya karena hampir semua file ROM untuk GBA berukuran kecil dibawah 20MB, lalu simpan di salah satu folder di memori ponsel atau di kartu memori eksternal.

Untuk memuat ROM saat GBA Emulator dijalankan, Anda bisa menyentuh layar video game pada emulator atau membuka menu dan memilih "Load ROM". Memuat ROM dengan cara menyentuh layar video game pada emulator hanya bekerja saat pertama kali menjalankan emulator atau belum ada ROM yang dimuat sebelumnya, setelah itu hanya bisa dilakukan dengan menyentuh tombol menu disebelah kiri tombol home.

Salah satu kekurangan dari GBA Emulator ini adalah tidak bisa autosearch untuk ROM, jadi Anda haru melakukannya secara manual. Untuk mudahnya Anda pilih aplikasi "My Files" seperti gambar diatas, dan kemudian pilih "Always" agar untuk berikutnya opsi pemilihan ini ditiadakan. Selanjutnya pilih salah satu ROM berekstensi .gba yang telah Anda simpan sebelumnya di salah satu folder.

GBA Emulator mendukung mode layar portrait dan landscape dengan virtual gamepad transparan seperti game-game layar sentuh pada umumnya. Anda bisa menyimpan "state" atau kondisi game saat ini dengan menyentuh tombol menu dan memilih "Save states." Untuk memuat state yang sebelumnya Anda simpan untuk diteruskan lain waktu bisa menyentuh tombol menu dan memilih "Load states".


Sama seperti saat Anda menjalankan aplikasi Android dengan menggunakan emulator ACL, memainkan game dengan GBA Emulator juga lebih cepat menghabiskan daya baterai daripada game-game lainnya yang memang dibuat khusus untuk Tizen (game native). Tapi setidaknya pilihan game untuk smartphone Tizen kini menjadi lebih beragam daripada sebelumnya.

Info Teknis:
  • Judul Aplikasi: GBA Emulator
  • Versi: 1.0.1 (1 Februari 2017)
  • Pengembang/Distributor: Mobimax
  • Buat usia: Semua umur
  • Ukuran: 0,32MB
  • Kategori: Gaya hidup
  • OS: Tizen 2.3+
  • Bahasa: English
  • Izin akses perangkat: Membuka dan melanjutkan aplikasi, mengakses folder media dan penyimpanan eksternal
  • Rating: ****

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar