Rabu, 21 Desember 2016

Universitas Kookmin menangkan kompetisi aplikasi Tizen antar perguruan tinggi


Selama semester kedua 2016 Samsung Electronics mengadakan kompetisi pengembangan aplikasi Tizen untuk tingkat Universitas dalam rangka memperluas ekosistem Tizen. Sekitar 30 universitas ikut serta didalamnya, dimana 15 universitas berasal dari Korea dan selebihnya dari negara lain.

Universitas Kookmin (국민대학교), perguruan tinggi swasta pertama di Korea Selatan, yang ikut ambil bagian didalamnya mengirimkan 8 aplikasi buatan mahasiswa mereka untuk bertanding di kompetisi yang berlangsung antara bulan April sampai November 2016 ini. Dari delapan aplikasi ini, dua diantaranya berhasil memenangkan tempat pertama dan kedua.


Untuk pemenang kedua adalah aplikasi "All Zero Game" yang dibuat oleh tim mahasiswa Kookmin yang beranggotakan Han Jin-ho, Kim Dong-hun dan Choi Hyun-jun. Aplikasi yang juga sempat memenangkan penghargaan di acara Samsung Open Source Conference (SOSCON) 2016 kemarin berhak memenangkan hadiah sebesar 500 ribu won atau sekitar 5,5 juta rupiah.


Sedangkan untuk pemenang ketiga adalah aplikasi "Sliding Puzzle" yang dibuat oleh tim mahasiswa Kookmin yang beranggotakan Kim Min-seok dan Kim Young-geun, dan berhak dengan hadiah uang tunai senilai 300 ribu won atau sekitar 3,6 juta rupiah. Selain Sliding Puzzle, Kim Min-seok juga telah mengembangkan aplikasi "Test Your Pitch Sense" yang telah diunduh sebanyak 67 ribu kali di Tizen Store selama 6 bulan.

Untuk tahun ini, mahasiswa Universitas Kookmin telah menyumbangkan 37 aplikasi untuk Tizen Store, dimana tiga aplikasi yang paling banyak diunduh adalah "AngleCam" buatan Chun Eun-song dan Seo Gi-won, "Test Your Pitch Sense" buatan Kim Min-seok, dan "Simple Piano" yang juga buatan Kim Min-seok.


Selama tahun 2016 memang telah diadakan pelatihan pengembangan aplikasi Tizen buat mahasiswa Universitas Kookmin dibawah bimbingan para pengajar dari Samsung Software Center. Aplikasi yang dibuat tidak hanya menargetkan perangkat mobile Tizen seperti smartphone Samsung seri Z, tetapi juga perangkat wearable seperti Samsung Gear S2 dan Samsung ARTIK yang khusus untuk pengembangan aplikasi terkait Internet of Things (IoT).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar