Selasa, 27 Desember 2016

Selamat tinggal SUHD, selamat datang QLED TV


Samsung Electronics akan menggunakan QLED TV sebagai merek TV premium baru untuk tahun 2017. Samsung juga akan memisahkan lineup TV saat ini menjadi premium Quantum-Dot QLED TV, LCD TV mewah yang super tipis, dan LCD TV untuk kelas menengah kebawah serta membuat rencana baru untuk strategi merek dan pemasaran. Tujuannnya adalah untuk meningkatkan respon ke arah pasar dengan melakukan diversifikasi lineup produknya dari produk high-end hingga produk low-end.

Menurut sumber industri di Korea hari ini, Samsung Electronics akan memisahkan lineup TV saat ini menjadi 3 produk mulai dari tahun 2017 dan tidak akan menggunakan lagi merek 'SUHD' yang saat ini dan sebelumnya digunakan untuk kelas premium.

Samsung telah memutuskan QLED TV, yang diaplikasikan dengan teknologi Quantum-Dot, sebagai merek TV baru kasta tertinggi. Meskipun awalnya menimbang berbagai nama seperti 'QLED' dan 'Q SUHD' dan berpikir tentang menggunakan sisi SUHD dan QLED secara berdampingan, namun akhirnya memutuskan untuk menyederhanakan merek TV tertinggi sebagai QLED TV.

Tampaknya Samsung Electronics, yang telah mempertaruhkan segalanya ke dalam teknologi Quantum-Dot, telah memutuskan QLED TV sebagai merek TV tertinggi dengan Quantum-Dot LED TV, yang akan dikembangkan di masa depan. Quantum-Dot LED TV menggunakan Quantum-Dot LED, yang anorganik, bukan OLED yang organik, sebagai iluminan-nya. Generasi ke-3 Quantum-Dot TV, yang akan menjadi QLED TV yang pertama, adalah produk dengan kualitas dan reprsentasi warna yang sangat ditingkatkan (melalui penerapan teknologi volume warna).

Di bawah merek baru QLED TV, Samsung Electronics akan membentuk TV LCD baru untuk menanggapi pasar dengan harga tinggi dan menengah. Produk-produk ini akan diperkenalkan untuk pertama kalinya di CES 2017, yang akan diselenggarakan pada bulan Januari mendatang di Las Vegas.

Samsung Electronics telah mengembangkan produk-produk ini dengan nama proyek yang disebut 'MU'. MU dikenal sebagai benua pertama di dunia untuk membangun peradaban terbesar sejak adanya penciptaan dunia dan kata 'MU' merupakan harapan Samsung Electronics untuk pertumbuhan barisan TV dengan harga tinggi dan menengah.

Meskipun teknologi Quantum-Dot diterapkan tidak hanya untuk TV LCD kelas premium, Samsung Electronics telah berusaha untuk membedakan desain produk mereka dengan membuat ketebalan menjadi lebih tipis dari TV LCD saat ini dan meminimalkan bezel. Samsung juga telah meningkat fungsi dan kualitas TV LCD kelas premium. Menurut kabar Samsung juga akan memperkenalkan film optik baru yang menggabungkan DBEF (Dual Brightness Enhancement Film) dengan POP Film dan membuat ketebalan menjadi lebih tipis dengan menerapkan metode 'edge-lit' yang menempatkan LED di kedua sisi dari TV LCD.

Di bawah TV LCD kelas premium, Samsung Electronics akan menggarap pasar dengan harga menengah kebawah dengan lineup TV LCD biasa.


Pengamat industri percaya bahwa Samsung Electronics memisahkan lineup produk TV mereka dalam rangka untuk memiliki pijakan yang kuat dari strategi personalisasi yang disesuai dengan pasar dan konsumen. Dengan memperkenalkan model TV LCD kelas premium, mereka akan bisa menarik konsumen yang merasa beban keuangan terhadap Quantum-Dot TV yang mahal. Saat ini Samsung Electronics Quantum-Dot TV (SUHD) dijual dengan harga sekitar 2 juta won (sekitar 22 juta rupiah) sedangkan LED (LCD) TV reguler Full HD 60-inchi dijual dengan harga sekitar 1 juta won(sekitar 11 juta rupiah). Selisih harga yang terasa signifikan buat konsumen.

Selain itu, dengan memperkenalkan TV LCD kelas premium mereka akan dapat membedakan dirinya di persaingan pasar dengan para produsen TV Chna yang menargetkan pasar dengan TV layar besar dengan harga yang lebih murah. Pengamat industri percaya bahwa Samsung Electronics akan dapat memisahkan diri dari produsen TV China karena memiliki keunggulan kompetitif dalam kualitas dan teknologi.

"Meskipun harga seluruh TV Full HD semakin rendah dikisaran 1 juta won, namun harga panel telah meningkat dan ini memberikan beban keuangan buat produsen TV dengan biaya produksi mereka," kata seorang wakil dari industri. "Samsung Electronics akan mampu meraih tuntutan baru dengan jajaran TV kelas atas dan menengah mereka yang memiliki kinerja dan desain yang lebih baik untuk memantapkan keunggulannya dalam persaingan melawan produsen TV China."


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar