Selasa, 20 Desember 2016

Samsung siapkan Tizen TV baru untuk CES 2017


Samsung Electronics rencananya akan mengungkap upgrade terbaru untuk Smart TV 2017 yang menggunakan layar quantum light emitting diode (QLED) berbasis teknologi quantum-dot di pameran dagang Consumer Electronics Show (CES) 2017 awal Januari mendatang di Las Vegas, Amerika Serikat. Samsung berharap bisa terus membuat kemajuan dalam kompetisi untuk menghadirkan tayangan ultra high definition TV (UHD TV) generasi berikutnya yang lebih baik untuk bersaing dengan teknologi organic light emitting diode (OLED) milik pesaingnya.

Samsung akan memamerkan tipe baru dari self-emitting 4K yang didukung oleh quantum dot, yaitu molekul-molekul mikroskopis yang memancarkan warna mereka sendiri ketika terkena cahaya untuk menawarkan gamut warna yang lebar tanpa kehilangan output saat berlangsungnya CES 2017 yang direncanakan akan berlangsung antara tanggal 3-8 Januari 2017.


Pertempuran sengit telah terjadi antara layar berjenis OLED dan quantum-dot untuk merebut kepemimpinan dalam teknologi display untuk menggantikan LCD yang selama ini sudah umum digunakan. LG Electronics adalah pemimpin dalam layar OLED sementara Samsung Electronics terus memperbarui teknologi layar quantum-dot mereka.

OLED yang tidak memerlukan backlight selama ini telah memenuhi tuntutan untuk layar yang lebih tipis dan fleksibel. Teknologi ini juga menjamin rasio kontras yang sangat baik, yang sangat penting untuk menampilkan kualitas gambar secara maksimal, tapi tetap sulit untuk diproduksi yang membuat harganya tetap mahal. Plus dapat membuat efek 'burn-in' yang sangat mengganggu pandangan dan tidak memiliki umur yang panjang.

Sementara layar quantum-dot dari Samsung Electronics memiliki masa hidup yang lebih panjang dan partikel-partikel kecil yang ada didalamnya dapat membuat beragam warna menjadi lebih hidup dan cerah. Sebagai perbandingan, layar quantum-dot pada Samsung SUHD TV memuat lebih dari 1 miliar cahaya yang berbeda berbanding dengan 16 juta warna yang tersedia di LED TV pada umunya.

Untuk kekurangannya, layar berjenis LCD memiliki batas dalam mencapai rasio kontras yang sempurna dibandingkan dengan OLED dan dapat menciptakan efek halo yang dapat mengiritasi pemirsa TV. Namun Samsung mengklaim telah memecahkan kelemahan ini dalam produk baru mereka sehingga tidak perlu dikuatirkan lagi.

Samsung diperkirakan juga akan memperbarui user interface dari Smart TV berbasis OS Tizen di tahun 2017 menjadi lebih intuitif dan mudah untuk dinavigasi. Konsep UI baru dari Tizen TV bisa dilihat lewat video berikut:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar