Kamis, 29 Desember 2016

Samsung ekspansi ekosistem Tizen ke Iran


Samsung Electronics akan memperluas penetrasi ekosistem Tizen ke negara-negara di kawasan Asia Barat, atau Timur Tengah, setelah hingga saat ini sukses mencapai Asia Selatan dan Asia Tenggara. Untuk itu Samsung akan mendirikan pusat pengembangan ekosistem Tizen di Iran dan menciptakan basis pengguna Tizen yang kuat demi tercapainya target perusahaan 100 juta perangkat Tizen di akhir 2017.

Menurut sumber yang kita terima dari Iran, Samsung Electronics akan mendirikan pusat riset dan pengembangan (R&D) mobile di Teheran untuk mengembangkan ekosistem Tizen lokal serta bertanggung jawab dalam perluasan aplikasi dan konten lokal yang menggunakan bahasa Persia, termasuk melokalisasi semua software, aplikasi dan layanan milik Samsung yang sudah ada. Samsung juga akan membentuk tim khusus yang akan menganalisa tren industri IT di Iran, dan mengembangkan aplikasi dan layanan baru berbasis Tizen yang sesuai dengan pasar lokal.

Selain itu, pusat R&D mobile yang baru ini juga bertanggung jawab dalam membangun hubungan kemitraan dengan pengembang dan vendor lokal di Iran dan memberikan bantuan buat siapa saja yang mau terlibat dalam pengembangan aplikasi Tizen. Sedangkan untuk tingkatan yang lebih tinggi, lembaga baru ini akan membangun hubungan yang baik dengan pemerintah Iran dan berbagai universitas yang ada disana untuk bekerjasama dalam memfasilitasi dan mengorganisasikan berbagai pelatihan pengembangan aplikasi Tizen.

Keputusan baru ini sebagai hasil kunjungan khusus menteri komunikasi dan teknologi informasi Iran Mahmoud Vaezi (محمود واعظی) ke kantor pusat Samsung di Korea Selatan pada bulan Agustus lalu untuk membahas kerangka kerjasama dalam memanfaatkan potensi pasar Iran dalam bentuk investasi dan produksi bersama dengan beberapa pimpinan eksekutif Samsung.

"Mengingat pasar yang luas dari Iran dan negara-negara tetangga, berbagai peluang telah disediakan untuk investasi dan produksi teknologi baru secara bersama di bidang ICT serta mendirikan pusat penelitian dan pengembangan di Iran," kata Mahmoud Vaezi dalam pertemuan tersebut, sambil mengajak perusahaan terbesar di Korea itu untuk mentransfer teknologi dan infrastruktur komunikasi canggih mereka.

"Kami siap untuk memperkenalkan inovasi teknologi kami untuk Republik Islam Iran," kata Shin Jong-kyun (JK Shin), CEO dari Samsung Electronics divisi IT & Mobile Communication (IM) yang mewakili perusahaan dalam pertemuan ini.

Iran telah melakukan investasi dalam sektor ICT-nya tidak seperti sebelumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, infrastruktur ICT (information & communications technology) Iran terus dikembangkan secara besar-besaran. Hanya dalam tiga tahun terakhir, bandwith internet Iran tumbuh 590%, dan jumlah smartphone telah meningkat hingga 900%. Dengan banjir smartphone ini, operator jaringan seluler tidak hanya mulai bermunculan di Iran, namun mereka juga mengupgrade jaringan mereka dari 2G hingga ke 4G dimana Anda kini bisa mendapatkan kecepatan download hingga 30Mbps di Teheran.

"Samsung Electronics sangat mungkin bisa memenangkan pasar ICT Iran dalam dua tahun ke depan," kata salah seorang pengamat industri di Iran. "Dengan kunjungan Presiden Korea Selatan ke Iran pada bulan Mei dan Menteri ICT Iran mengunjungi kantor pusat Samsung pada bulan Agustus, ada kemungkinan besar bahwa Samsung akan mengubah strategi mereka terhadap Iran."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar