Senin, 12 September 2016

Aturan baru FCC bisa untungkan Tizen TV


Federal Communications Commission (FCC), lembaga independen pemerintah Amerika Serikat yang mengatur komunikasi antar radio, televisi, kawat, satelit, dan kabel di seluruh negara bagian Amerika, akan mengesahkan proposal baru yang memberikan hak penuh kepada operator TV berbayar untuk membuat aplikasi streaming video buat Smart TV. Dan aplikasi yang dibuat oleh operator hanya akan diperuntukkan buat sistem operasi (OS) yang memiliki penjualan perangkat diatas 5 juta unit.

Sebelumnya sebuah inisiatif proposal baru diluncurkan awal tahun ini oleh FCC untuk memenuhi mandat kongres 20 tahun yang dirancang untuk memacu kompetisi yang sehat antar produsen perangkat yang bisa menjalankan layanan streaming TV. Dalam aturan baru ini, produsen perangkat yang setuju untuk mematuhi aturan-aturan tertentu untuk melindungi hak cipta akan mampu membuat perangkat yang bisa terkoneksi internet atau jaringan telepon tanpa perlu ijin dulu kepada operator telekomunikasi atau pemilik layanan broadband.

Sedangkan dalam revisi proposal yang baru, hanya operator yang berhak membuat aplikasi buat Smart TV untuk layanan streaming TV.

Menurut sumber dari Silicon Valley, revisi proposal baru ini adalah hasil dari lobi perusahaan-perusahaan raksasa Hollywood dan penyedia streaming video berskala besar di Amerika seperti Comcast dan operator lainnya. Perusahaan-perusahaan ini beralasan ingin menjaga perjanjian yang telah mereka tanda tangani terkait dengan urutan saluran dan iklan.

Perusahaan-perusahaan Hollywood dan operator TV berbayar ini disebutkan telah menghabiskan banyak uang untuk melobi FCC dan Kongres agar menghentikan aturan baru ini. Mereka tidak mau keuntungan miliaran dollar yang telah mereka raih tiap tahunnya menyusut begitu saja dengan adanya aturan baru yang sebenarnya lebih menguntungkan konsumen akan kemungkinan terciptanya lebih banyak alternatif perangkat Smart TV dan layanan TV berbayar dengan harga terjangkau.

Dengan revisi aturan baru, tidak banyak OS yang memiliki penjualan perangkat diatas 5 juta unit di Amerika Serikat. Dan jika Anda berniat menonton layanan TV berbayar, pilihan perangkat yang sudah jelas memenuhi syarat cuma Apple iPhone atau iPad, Samsung Smart TV dan smartphone Android.

Berdasarkan data dari perusahaan riset teknologi IHS, satu-satunya sistem operasi buat Smart TV yang telah melampaui penjualan 5 juta unit adalah Tizen yang digunakan oleh Samsung. Jadi jika Anda memiliki Smart TV buatan LG dengan webOS Apple TV atau Smart TV dari Sony atau perusahaan lain dengan OS Android, aplikasi TV berbayar kemungkinan tidak akan tersedia buat Anda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar