Rabu, 03 Agustus 2016

Samsung Connect Auto SDK dirilis untuk mitra SEAP


Samsung Connect Auto memungkinkan Anda bisa mengembangkan solusi untuk membuat kendaraan menjadi lebih pintar, lebih aman, dan lebih efisien. Solusi ini dapat memungkinkan konsumen, perusahaan, dan pemerintah untuk mengkonversi mobil yang sebelumnya tidak terhubung menjadi mobil terhubung (connected car).

Samsung Connect Auto menyediakan data real-time kendaraan, konektivitas LTE multi-user, dan keamanan defense-grade; fitur canggih yang memungkinkan layanan yang menghasilkan pendapatan baru. Layanan ini dapat mencakup manajemen armada kendaraan, optimasi bahan bakar, asuransi berbasis penggunaan, car security, roadside assistance, pemeliharaan dan perbaikan, infotainment dalam mobil (IVI), solusi smart city, dan sebagainya.

Samsung Connect Auto meliputi:
  • On-board Diagnostics (OBD-II) - Perangkat OBD-II dengan konektivitas LTE yang memberikan informasi diagnostik dan berfungsi sebagai hotspot Wi-Fi onboard. Perangkat OBD-II berbasis OS Tizen ini dijaga oleh platform keamanan Samsung Knox, yang menggunakan kemampuan enkripsi dan tamper-proof eSE (embedded Secure Element) untuk mengamankan data.
  • Samsung Connect Auto Cloud - Layanan yang scalable dan customizable ini memfasilitasi manajemen perangkat, analisis data, dan penyediaan layanan berbasis lokasi.
  • Aplikasi Mobile Lintas Platform - Mendukung berbagai perangkat mobile Android dan iOS, aplikasi ini memberikan informasi kondisi kendaraan dan informasi mengemudi buat konsumen B2B dan B2C.


Komponen kunci dari Samsung Connect Auto adalah:
  • Cloud Server - ini dapat berupa:
    • Samsung Connect Auto Cloud - Perusahaan kecil dan menengah dapat menggunakan opsi ini untuk kecepatan dan ekonomi, seperti yang sudah dibentuk untuk mengumpulkan data mobil.
    • Partner Cloud - Perusahaan besar dan instansi pemerintah yang ingin kontrol penuh dari data mereka dapat mengatur cloud pribadi mereka sendiri untuk mengumpulkan data mobil.
  • Samsung Connect Auto Device - Perangkat OBD-II ini menggunakan sistem operasi Tizen dan menjalankan dua aplikasi:
    • MDM agent - menangani perintah Mobile Device Management (MDM) untuk mendaftarkan perangkat OBD-II. Samsung menyediakan agent untuk menangani perintah dari IoT Manager.
    • OBD-II agent - meneruskan data diagnostik mobil ke server cloud. Samsung menyediakan agent untuk meneruskan data ke Samsung Connect Auto Cloud. Jika Anda menggunakan private cloud, Anda bisa mengembangkan OBD-II agent sendiri menggunakan Samsung Connect Auto SDK.
  • Samsung IoT Manager - Admin Enterprise IT menggunakan konsol web ini untuk mendaftarkan Samsung Connect Auto Devices mereka.
  • Samsung IoT Application - Aplikasi ini mengambil data OBD-II yang telah dikumpulkan dan diproses oleh server cloud, dan menyajikan kepada pengguna akhir. Anda menggunakan Samsung Connect Auto SDK untuk mengelola jaringan IoT mobil dan mendapatkan diagnosa secara real-time (lokasi mobil, kecepatan mengemudi, tingkat bahan bakar, perbaikan yang diperlukan, dan sebagainya) dari server cloud.

Untuk bisa mendapatkan Samsung Connect Auto SDK, Anda harus disetujui terlebih dahulu untuk menjadi mitra Samsung dengan mendapatkan keanggotaan di SEAP. SEAP (Samsung Enterprise Alliance Program) adalah untuk Pengembang dan Mitra B2B, menyediakan akses gratis, cepat dan mudah ke alat-alat, informasi, dan dukungan yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi yang kaya dan aman bersama dengan Samsung.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar