Senin, 27 Juni 2016

Samsung berhasil pecahkan masalah keamanan di IoT Hub


Samsung Electronics telah memecahkan masalah terkait kelemahan keamanan di 'SmartThings' yang akan memainkan peran sebagai platform smart home utama untuk strategi Samsung Electronics di segmen IoT. Meskipun Samsung Electronics mampu memecahkan masalah Zigbee melalui pembaruan software, namun mereka masih mempertimbangkan tanggal rilis untuk SmartThings karena itu akan mengambil beberapa waktu untuk meningkatkan level kesempurnaan produk dan layanan.

Menurut sumber industri di Korea hari ini, Samsung Electronics telah memecahkan masalah keamanan pada Zigbee yang terkait dengan platform IoT milik 'SmartThings'. SmartThings menggunakan Zigbee sebagai teknologi telekomunikasi nirkabel, yang kemudian menunjukkan adanya masalah karena lubang keamanan yang ditemukan pada hubungan antar perangkat.

Masalah keamanan terjadi ketika ada perangkat lain disekitarnya yang berusaha untuk di hack ketika perangkat IoT yang terhubung ke Zigbee dan IoT Hub sedang melalui proses memutuskan hubungan dan menghubungkan kembali. Namun Zigbee adalah teknologi near-field yang digunakan dalam beberapa meter, dan kemungkinan efek hacking tidak terlalu tinggi karena koneksi terjadi seketika.

Terlepas dari kemungkinannya yang rendah, Samsung Electronics telah menyiapkan metode yang akan memecahkan masalah keamanan terkait Zigbee ini.

"Masalah keamanan terhadap hacking telah ditemukan pada saat proses di mana komunikasi antara IoT Hub dan perangkat terputus dan menghubungkan kembali karena penggantian baterai dan alasan lainnya." kata seorang wakil untuk Samsung Electronics. "Kami memecahkan masalah ini dengan menggunakan metode yang mencegah Zigbee dari menghubungkan kembali secara otomatis."

Meskipun kemungkinan hacking sangat rendah untuk Zigbee, Samsung Electronics telah memutuskan untuk mempersiapkan solusi meskipun sedikit tidak nyaman untuk mencegah masalah yang mungkin terjadi di masa depan. Dalam catatan yang terpisah, Samsung Electronics telah mnyampaikan permintaan kepada 'Zigbee Alliance', yang bertanggung jawab atas standarisasi Zigbee, sehingga dapat mempersiapkan solusi mendasar mengenai masalah keamanan ini. Dan menurut kabar yang beredar, Zigbee Alliance saat ini sedang mengembangkan teknologi yang akan memecahkan masalah keamanan.

Meskipun masalah keamanan telah terselesaikan, tanggal rilis produk dan layanan IoT Hub masih belum jelas. Pada akhir tahun lalu, CEO Alex Hawkinson dari SmartThings membuat pengumuman bahwa mereka akan memperkenalkan layanan SmartThings di Korea Selatan pada awal tahun ini. Dengan adanya masalah keamanan yang muncul, akhirnya tanggal rilis ditunda kembali sehingga industri telah mulai mengungkapkan keprihatinan mereka karena mereka sebelumnya memprediksi bahwa SmartThings akan dirilis pada akhir tahun ini.

Dan alasan utama sebelumnya mengapa tanggal rilis semakin tertunda adalah karena butuh waktu untuk menghubungkan produk SmartThings dan produk Samsung Electronics dan untuk mengembangkan layanan baru diantara keduanya. Terlepas dari penundaan tanggal rilis, Samsung Electronics menjelaskan bahwa rencananya pada menginstal fungsi IoT ke semua produknya pada tahun 2020 akan berlangsung tanpa masalah.

"Dengan tanggal rilis SmartThings semakin dekat, waktu telah lebih lama dari yang kita duga pada perkembangan dan persiapan layanan," kata seorang wakil untuk Samsung Electronics. "Meskipun tanggal rilis belum juga ditentukan, tapi itu tidak akan ditunda karena ada masalah."



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar