Selasa, 10 Mei 2016

Samsung siapkan Gear Fit 2 dengan Bio-Processor


Samsung Electronics berencana untuk meluncurkan perangkat pelacakan kesehatan Gear Fit 2 paling cepat pada awal bulan depan. Model smartband baru akan lebih terfokus pada fungsi pemantauan kebugaran daripada yang versi sebelumnya.

Samsung Gear Fit 2 diperkirakan akan menarik perhatian karena merupakan produk pertama yang dikomersilkan oleh Samsung setelah munculnya pernyataan dari Vice Chairman Lee Jae-yong (Jay Y. Lee) saat berada di Boao Forum di Cina pada April 2014 yang mengatakan bahwa industri kesehatan mobile akan menjadi mesin pertumbuhan berikutnya buat perusahaannya. Gear Fit 2 adalah gagasan dari wakil presiden senior Rhee In-jong yang memimpin bisnis software Samsung yang sebelumnya sukses menghadirkan produk sukses seperti Samsung Knox dan Samsung Pay.


Menurut sumber industri di Korea hari ini, peluncuran Gear Fit 2 sudah dekat mengingat Samsung telah selesai memproseses pengembangannya dan sudah memulai persiapan untuk peluncuran. Beberapa gambar dan foto Gear Fit 2 telah bocor ke publik melalui media sosial minggu kemarin, sehingga lebih meningkatkan harapan untuk segera diluncurkan.

Fitur pelacakan kebugaran akan menjadi senjata utama dari Gear Fit 2. Model baru ini diharapkan telah memiliki built-in GPS untuk memungkinkan pengguna bisa melacak kegiatan mereka di luar ruangan dan kebiasaan setiap hari mereka, melengkapi sensor detak jantung dan pedometer yang sudah dibenamkan sejak pendahulunya. Media interaksi dengan pengguna tetap menggunakan layar Supersentuh AMOLED 1,84-inci, yang diklaim lebih melengkung dan ergonomis dibanding pendahulunya.



Menurut sumber internal di Samsung Electronics, Gear Fit 2 akan menjadi perangkat pertama di dunia yang dilengkapi dengan Bio-Processor. Chipset all-in-one ini mampu mengukur lemak tubuh, massa otot rangka, detak jantung, irama jantung, suhu kulit dan respon kulit galvanik (GSR) yang merupakan respon fisiologis tubuh berdasarkan produksi keringat. Bio-processor ini juga dapat menghasilkan informasi fisik baru dengan menggabungkan dua atau lebih data. Samsung divisi Device Solution (DS) yang dipimpin oleh CEO Kwon Oh-hyun dikabarkan telah memproduksi chip ini sejak awal tahun ini.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar