Selasa, 22 Maret 2016

Bagaimana Samsung mewujudkan konsep smart building menjadi kenyataan


Dengan teknologi Internet of Things (IoT) memperluas cakupan melampaui rumah (smart home) hingga ke semua jenis bangunan, Samsung Electronics berada di garis terdepan dalam menciptakan jenis baru dari "smart building." Sebagai bagian dari transformasi ini, Samsung berencana untuk merilis nya Solusi sistem Smart Vertical Solution (SVS) tahun ini, yang berfokus pada peningkatan sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning).

Tizen TV di hotel dan rumah sakit

Mengapa Smart Building?

HVAC dan fasilitas pencahayaan umumnya mencapai sekitar 70 persen dari total konsumsi daya dalam sebuah bangunan. Dan banyak dari itu adalah karena sistem HVAC yang terpusat, yang hanya bisa dihidupkan dan dimatikan untuk seluruh bangunan. Di sinilah produk Samsung Variable Refrigerant Flow (VRF) air-conditioning (AC) dan SVS bisa selangkah lebih maju, dengan mengubah bangunan konvensional menjadi lebih pintar, mengurangi pemborosan energi dan membuat hidup kita lebih nyaman.

Samsung berencana berkonsentrasi memasok sistem VRF dan SVS untuk lima jenis utama dari bangunan, termasuk kantor, toko-toko ritel, hotel, bangunan kampus dan tempat tinggal. Setelah diinstal, SVS menganalisa dan mengendalikan sistem HVAC, lampu, power supply dan mesin di sebuah gedung untuk memaksimalkan efisiensi energi.

SVS juga memungkinkan cafe besar dan waralaba makanan siap saji untuk memantau lingkungan HVAC di semua toko independen mereka, pengaturan suhu atau menyalakan lampu dan mematikannya sesuai kebijaksanaan mereka dari jarak jauh, tergantung pada musim atau jam buka setiap toko. Untuk setiap masalah yang terjadi dalam sistem HVAC di toko apapun, SVS dapat segera mendeteksi dan memungkinkan pengguna untuk mengambil langkah-langkah yang responsif.

Untuk Hotel, SVS akan memberikan akses yang mudah buat para tamu ke HVAC, pencahayaan, dan kontrol door-lock melalui Tizen TV di kamar mereka. Solusi ini juga menyediakan cara yang mudah untuk memeriksa kamar kosong buat staf hotel, yang bisa menghemat hingga 30 persen untuk penggunaan energi.

Eurostadium di Belgia yang akan menjadi tuan rumah Euro 2020

Membuat Smart Building menjadi kenyataan

Smart building bukanlah konsep untuk masa depan yang jauh. Samsung telah terlibat dalam kolaborasi dengan rantai hotel dan waralaba global, serta telah melakukan tes dan inspeksi di tempat untuk memastikan sistem SVS yang akan segera berfungsi penuh.

Samsung juga menyiapkan untuk menerapkan smart facility management buat stadion ber-skala besar dan bangunan lainnya. Samsung telah menandatangani kontrak untuk memasok sistem HVAC yang telah disesuaikan berdasarkan teknologi VRF dengan smart facility management untuk Brussels Eurostadium, yang sekarang sedang dibangun dan dijadwalkan menjadi tuan rumah beberapa pertandingan di UEFA Euro 2020.

Selain itu, Samsung sedang mencari untuk menggunakan solusi berbasis IoT untuk membuat bangunan super-besar yang pintar. Samsung akan menerapkan solusi smart building ke Warsaw Spire, gedung pencakar langit setinggi 220 meter yang akan selesai pada tahun 2016. Bangunan ini akan menjadi smart building generasi berikutnya, menawarkan kepada penghuninya dengan kemudahan terbaru dan terbaik sambil menghemat energi melalui analisis cerdas operasional mesin dan konsumsi daya, serta sistem HVAC dan pencahayaan.

Pembangunan Warsaw Spire akan selesai tahun ini

Memaksimalkan Sinergi di Samsung

Sistem smart HVAC bekerja untuk struktur organik yang fleksibel yang sepenuhnya berada dalam jaringan di seluruh pencahayaan bangunan dan termasuk perangkat elektronik seperti TV, perangkat mobile dan komputer, untuk membentuk sebuah sistem kontrol yang pintar. Samsung memiliki portofolio bisnis ICT yang komprehensif yang mencakup solusi HVAC, TV dan peralatan digital, perangkat mobile, sistem jaringan dan semikonduktor, dan Samsung telah menempatkan upaya maksimal dalam menyatukan lineup yang beragam dan pengetahuan yang mendalam di berbagai elektronik untuk mengambil kepemimpinan dalam evolusi sistem HVAC.

Misalnya, Samsung memasok Hospitality Management Solution (HMS), menawarkan set TV dan solusi HVAC dalam sebuah paket untuk mendapatkan kehadiran yang lebih besar di pasar hotel - dimana juga merupakan salah satu target utama dari SVS. Karena HMS dengan mudah bisa mengubah kamar hotel konvensional menjadi salah satu tempat yang pintar, maka telah mendapatkan banyak popularitas di kalangan grup hotel global. Samsung juga merupakan pemimpin dunia dalam penjualan TV untuk hotel dan layar komersial, yang akan menjadi potensi sinergi tambahan buat sistem smart HVAC di tahun-tahun mendatang.

Seorang karyawan memperkenalkan Fasilitas Kontrol Terpadu dari Samsung di MCE (Mostra Convegno Expocomfort) 2016.

Warsaw Spire adalah contoh lain dari kemampuan Samsung dalam menyatukan R&D dari bisnis yang berbeda untuk menciptakan sebuah smart building. Tim proyek Samsung sedang mengembangkan platform smart building yang menghubungkan segala sesuatu di sebuah bangunan dengan teknologi IoT, dan Warsaw Spire akan menjadi showcase pertama yang merangkul platform baru Samsung.

"Sistem HVAC konvensional, yang telah berlangsung selama beberapa dekade, benar-benar akan berubah menjadi sesuatu yang pintar melalui teknologi IoT dari tahun ini," kata Brian S. Kim, Direktur Digital Appliances Businesss di Samsung Electronics. "Menggabungkan produk inovatif dan kapasitas IoT, Samsung akan memimpin dalam membuat bangunan yang lebih pinta dengan berbagai alat, termasuk SVS baru dan platform smart building."




Tidak ada komentar:

Posting Komentar