Selasa, 12 Januari 2016

Samsung mulai uji coba mobil tanpa sopir


Sirkuit balap mobil Speedway di Everland, sebuah taman hiburan yang dijalankan oleh Samsung C&T dan berlokasi di Yongin, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan, akan digunakan sebagai area pengujian untuk kendaraan otonom atau mobil tanpa sopir yang dikembangkan oleh Samsung Electronics. Pemerintah Gyeonggi dan Samsung Electronics mengatakan mereka akan merombak Speedway untuk menjadi tempat yang layak buat ajang pengujian untuk kendaraan otonom. Area penyeberangan pejalan kaki dan berbagai macam kondisi jalan yang menyerupai kondisi yang sebenarnya akan dibangun untuk menguji keamanan dan keandalan dari mobil tanpa sopir ini.

Everland Speedway yang merupakan arena balap mobil pertama di Korea dibuka pada tahun 1995, dan telah menjadi kiblat bagi pecinta balap mobil lokal. Chairman Samsung Lee Kun-hee sebelum sakit diketahui sering mengunjungi sirkuit ini ini dan mengendarai mobil sport miliknya. Namun sejak tahun 2009, tempat ini hanya digunakan untuk tes drive atau acara promosi yang diselenggarakan oleh perusahaan otomotif di Korea.

"Sangat sulit untuk menemukan tempat baru untuk membangun arena balap untuk menguji kendaraan otonom atau mendapatkan lisensi untuk mengoperasikan tempat pengujian mobil baru," kata seorang juru bicara dari Samsung. "Samsung telah memiliki Speedway, jadi kami hanya perlu menambahkan beberapa fitur ke arena balap yang sudah ada."

Ada kursus tes mengemudi yang dijalankan oleh Korea Transportation Safety Authority (KOTSA) dan perusahaan mobil lokal di Korea. Namun, tujuan utamanya adalah untuk melakukan tes drive untuk mobil konvensional bukannya mobil tanpa sopir yang futuristik. Samsung diharapkan bisa menggunakan Speedway untuk menguji teknologi software dan hardware, termasuk kamera, radar dan sistem operasi (OS) Tizen yang digunakannya. Semua teknologi ini akan memainkan peran penting dalam kendaraan otonom.

Pemerintah Gyeonggi berencana untuk mendukung Samsung untuk menciptakan sinergi dengan Pangyo Techno Valley, yang akan memiliki teknologi pertama di dunia yang memungkinkan kendaraan tanpa sopir dan mobil biasa. Pangyo Techno Valley (PTV) adalah sebuah kompleks industri di kota Pangyo, Seongnam, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan yang berfokus pada pengembangan berbagai jenis teknologi dan dihuni oleh berbagai pusat penelitian, sekolah magang dan pusat pelatihan kerja dari berbagai perusahaan IT di Korea seperti Samsung Techwin, Kakao Talk, Nexon, SK Chemical, SK Planet, iRiver, AhnLab dan banyak lagi.

Gubernur Gyeonggi Nam Kyung-pil baru-baru ini mengumumkan bahwa jalan yang dibangun akan sepanjang 2 kilometer dengan dua jalur di setiap arah. "Kami telah menyelesaikan beberapa diskusi awal," kata seorang wakil dari pemerintah Gyeonggi. "Pemerintah provinsi berharap bisa menarik perusahaan besar yang akan membuat kendaraan otonom dan menjadi tuan rumah dari berbagai pameran dan acara balap lainnya."

Secara kebetulan gubernur Nam Kyung-pil dan vice chairman Samsung Jay Y. Lee (Lee Jae-yong) adalah teman satu SMA dan sampai saat ini mereka diketahui masih memiliki hubungan yang baik.

Samsung sendiri menolak menjelaskan tentang perkembangan mobil otonom mereka. "Kami berada pada tahap awal dalam bisnis kendaraan otonom ini dan perusahaan belum memiliki rencana spesifik atau tanggal perilisannya," kata Samsung Electronics dalam sebuah pernyataan.

Di awal Desember tahun kemarin, Samsung Electronics telah membentuk divisi otomotif elektronik, langkah baru yang diharapkan akan bisa memperluas diversifikasi portofolio bisnis mereka. Pada tahap awal, menurut Samsung, divisi ini akan fokus pada software untuk solusi infotainment dan sistem kemudi otonom, serta memperkuat kerjasama antar afiliasi. "Kami akan fokus pada infotainment dan kemudi otonom pada tahap awal, dengan tujuan mengamankan kapasitas terkait dalam rentang waktu yang singkat dalam otomotif elektronik," kata Samsung dalam sebuah pernyataan, "dan memperkuat kemitraan dengan afiliasi lainnya."



Tidak ada komentar:

Posting Komentar