Minggu, 06 Desember 2015

Game online kelas PC di smartphone Tizen tahun depan


Samsung Electronics akan memasukkan game-game online terbaik buatan pengembang di Korea di smartphone Tizen yang diluncurkan tahun depan. Selain memperluas ekosistem Tizen, strategi ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi perangkat Tizen karena ada beberapa judul game yang sangat populer di kalangan konsumen mobile.

Menurut sumber dari Samsung Electronics di Korea hari ini, Samsung berniat untuk menanamkan sekitar 4-5 game populer di smartphone Tizen yang meluncur pada paruh pertama tahun depan di India. Saat ini Samsung telah mempekerjakan beberapa pengembang game untuk model smartphone Tizen terbaru yang sudah siap untuk segera meluncur di 2016.

Samsung Electronics adalah produsen smartphone terbesar di India, dimana mereka telah berhasil memasok lebih dari 50 juta smartphone berbasis Android, bada, Windows maupun Symbian ke pasar India. Dan sekarang smartphone berbasis OS Tizen yang dirilis tahun ini - Samsung Z1 dan Z3 - telah terjual hampir 2 juta unit.

"Samsung telah dikenal sebagai merek smartphone tertinggi di India berkat saluran distribusi yang luas dan layanan purna jual terbaik dibanding produsen lainnya," kata Kwak Dong-won (Jason Kwak), Managing Director, Samsung R&D Institute India Bangalore (SRIB). "Dan game buatan dalam negeri [Korea] akan menjadi keuntungan untuk pasar India."

Chris Lee, pendiri Funizen
Samsung Electronics akan bekerjasama dengan Funizen untuk menghadirkan game-game terbaik buat perangkat Tizen di India. Didirikan tahun 2008, Funizen adalah penerbit game online pertama dan satu-satunya di India. Funizen didirikan oleh Lee Joo-min (Chris Lee) asal Korea Selatan yang selama ini bertanggung jawab untuk lokalisasi game di beberapa negara yang berbeda, diantaranya China, Thailand, Indonesia dan Taiwan. Beberapa game yang sudah dilokalkan antara lain Elsword, World of Warcraft (WOW), War Rock dan DOTA2. Dan game-game dari Funizen mulai tahun depan bisa dimainkan di smartphone Tizen secara gratis.

Menurut survei Internet and Mobile Association of India (IAMAI), penetrasi smartphone di India diperkirakan akan naik ke 314 juta pengguna mobile internet pada tahun 2017, membuat India menjadi pasar smartphone terbesar ketiga di dunia. Sehingga konversi game-game online yang selama ini hanya bisa dimainkan di PC dan warnet agar bisa dimainkan di smartphone akan semakin menggairahkan industri game lokal.

Tim Funizen di India

"Akumulasi pengalaman bertahun-tahun kami dalam industri game dan sistem penagihan game lokal akan membantu kemajuan game mobile di India," kata Chris Lee. "Dan jika perlu kita akan berkomitmen untuk menambahkan personil buat mengkonversi game yang ada untuk Tizen," kata Jason Kwak menambahkan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar