Senin, 28 Desember 2015

Kilas Balik Tizen 2015


JANUARI

Tahun 2015 diawali dengan peluncuran Smart TV pertama berbasis OS Tizen. Samsung mengumumkan bahwa mulai tahun ini semua Smart TV buatannya akan menggunakan OS Tizen, dan mereka juga siap untuk membanjiri pasar di tahun 2015 dengan perangkat yang menjalankan OS Tizen. Menurut Samsung, Tizen merupakan bagian terbesar dan terpenting dari strategi Internet of Things (IoT) yang mencakup semua kategori perangkat di seluruh lini produk.

"Membangun Smart Platform kami di seluruh Tizen merupakan langkah terobosan menuju sistem yang jauh lebih cerdas dan terintegrasi," kata Lee Won-Jin, Wakil Presiden Eksekutif Visual Display Business di Samsung Electronics. "Tizen tidak hanya memperkaya pengalaman hiburan bagi konsumen kami hari ini, tapi membuka potensi besar untuk masa depan dalam hiburan di rumah."

Selain Smart TV dan beberapa peralatan rumah tangga, diawal tahun 2015 Samsung juga merilis smartphone Tizen pertama yang ditunggu-tunggu sejak lama. Smartphone low-end Samsung Z1 (model SM-Z130H) dirilis di pasar India dengan banderol harga tidak lebih dari 1 juta rupiah.

"Pasar smartphone di India berkembang pesat, dengan banyak konsumen menggunakan perangkat mereka sebagai layar pilihan mereka untuk konten termasuk video, program televisi dan video game, serta berbagai aplikasi," kata Mr. Hyun Chil Hong, Presiden dan CEO dari Samsung Electronics India. "Kami telah menyesuaikan Samsung Z1 untuk memenuhi keunikan ini, kebutuhan hiburan yang berfokus pada konsumen lokal India untuk pengalaman mobile pribadi dan dapat diandalkan."

Bertepatan dengan peluncuran Samsung Z1, toko aplikasi Tizen Store juga dibuka buat pengguna Z1.



FEBRUARI

Di bulan Februari, Samsung Electronics meluncurkan Tizen Camera NX500 dengan semua fungsionalitas NX1 namun berukuran lebih portabel untuk dibawa kemana-mana.

"Kami menyadari nilai sentimental dari foto dalam kehidupan manusia dan kemampuan menangkap dan berbagi momen yang tepat dari mana pun mereka berada. Itulah sebabnya Samsung telah membangun kamera yang cocok untuk fotografer sehari-hari," kata Sangmoo Kim, Senior Vice President of IT & Mobile Communication (IM) di Samsung Electronics. "Ukuran kompak dari NX500 dan pengambilan gambar revolusioner serta kecepatan fokus memungkinkan konsumen untuk menikmati kualitas gambar yang luar biasa. Kami mendefinisikan ulang apa yang mungkin bagi orang-orang yang bukan fotografer profesional, dan menawarkan semua kemampuan untuk menangkap signature moment mereka di setiap gambar."

Sementara Samsung Z1 diperluas penetrasinya ke pasar Bangladesh.



MARET

Layanan pembayaran mobile Samsung Pay diluncurkan di bulan Maret. Samsung Pay di kemudian hari akan menjadi salah satu fitur utama di Tizen TV maupun smartwatch Tizen.

"Samsung Pay akan menemukan kembali bagaimana orang membayar untuk barang dan jasa dan mengubah bagaimana mereka menggunakan smartphone mereka," kata JK Shin, CEO dan Kepala Divisi IT & Mobile Communications di Samsung Electronics. "Proses pembayaran yang aman dan sederhana, ditambah dengan jaringan mitra yang kuat kami, membuat Samsung Pay benar-benar mengubah permainan layanan yang akan membawa nilai kepada konsumen dan mitra kami dalam ekosistem."



APRIL

Di bulan April, Samsung Electronics merilis model terbaru dari robot vacuum cleaner POWERbot di Korea. Perangkat ini sekarang menggunakan OS Tizen untuk membuatnya bisa berinteraksi dengan pengguna melalui sebuah aplikasi yang terinstal di smartphone atau perangkat lain.

"Menghubungkan POWERbot dengan smartphone menunjukkan konektivitas yang lebih baik dalam produk Samsung Smart Home. Kami akan terus membawa inovasi ke dalam produk kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kenyamanan pengguna," kata Park Byong-dae, wakil presiden Samsung Electronics untuk divisi peralatan rumah tangga.



MEI

Smartphone Tizen pertama Samsung Z1 diperluas lagi ketersediaanya yang kali ini ke Sri Lanka di bulan Mei. Menurut penelitian dari firma riset pasar Counterpoint, Samsung Z1 telah terjual 500 ribu unit dan menjadi smartphone terlaris selama Q1 2015 di India dan Bangladesh.



JUNI

Automotive Grade Linux (AGL) di awal Juni mengumumkan ketersediaan dari AGL Requirements Specification 1.0. Ini adalah software spesifikasi in-vehicle infotainment (IVI) terbuka yang pertama di dunia yang memungkinkan mobil dan pemasok untuk berkolaborasi langsung dengan komunitas pengembang AGL global dan memajukan penciptaan platform referensi de facto untuk connected car. Toyota Motor Corporation asal Jepang merupakan salah satu perusahaan otomotif yang mengumumkan telah mengembangkan Tizen IVI secara internal selama beberapa tahun terakhir.

Sementara penjualan Samsung Z1 sudah mencapai 1 juta unit dan berhasil mengalahkan Android One di India.



JULI

Facebook mewujudkan komitmennya untuk mendukung OS Tizen dengan merilis layanan andalan mereka untuk Tizen di bulan Juli. Tercatat aplikasi native WhatsApp Messenger, Instagram, Facebook Messenger dan Facebook client kini sudah bisa didownload oleh pengguna smartphone Tizen dari Tizen Store.

Untuk memperluas penetrasi pasar dari Tizen TV, Samsung Electronics merilis SUHD TV baru seri 7 (JS7000 dan JS7200) dengan harga yang lebih murah.

"Dengan peluncuran JS7200 di jajaran lini SUHD TV seri 7, konsumen akan memiliki pilihan lebih beragam dengan harga yang terjangkau. Kita berharap semakin banyak konsumen yang bisa menikmati tingkatan kualitas baru dari SUHD TV," kata Presiden Samsung Visual Display Kim Hyun-suk.

Tizen 2.3.1 dan Tizen 2.4 beta kemudian diumumkan saat berlangsungnya Tizen Developer Summit (TDS) yang diadakan di Bengaluru, India antara 30-31 Juli 2015. Tizen 2.3.1 ditujukan buat perangkat wearable, sedangkan Tizen 2.4 untuk perangkat mobile dengan Dynamic Animation Library (DALi) baru untuk aplikasi full 3D dan Contextual Triggers membantu untuk menyesuaikan fungsi Tizen berdasarkan perilaku pengguna.

Selain itu, IoT Solution Lab dari Samsung Software Center juga mengumumkan proyek IoT.js dan JerryScript untuk pengembangan ekosistem Internet of Things (IoT). Kedua proyek software open source ini dibuat sangat ringan untuk bisa digunakan oleh produk-produk IoT yang paling kecil sekalipun.

Sementara menurut penelitian terbaru dari firma riset pasar Strategy Analytics, Tizen mencatat pertumbuhan yang nyata berkat kejayaan Samsung Z1 di pasar smartphone Asia Selatan dan menyalip Firefox OS untuk pertama kalinya di Q2 2015.


AGUSTUS

Samsung Pay diluncurkan sebagai layanan pembayaran yang mudah dan aman khusus untuk Tizen TV. Samsung Pay di Tizen TV mendukung kartu kredit utama, kartu debit, PayPal serta pilihan penagihan mobile lainnya. Pengguna juga bisa menggunakannya untuk mengakses konten premium tambahan melalui 'in-app purchases' (pembelian dalam aplikasi) yang tersedia dalam berbagai game baru dan terkenal di dunia.

Sementara menurut penelitian terbaru dari firma riset pasar Strategy Analytics, Tizen mencatat pertumbuhan yang nyata berkat kejayaan Samsung Z1 di pasar smartphone Asia Selatan dan menyalip Firefox OS untuk pertama kalinya di Q2 2015.

Di akhir Agustus, Samsung meluncurkan SWAP (Social Web Application Platform). SWAP menyediakan platform untuk pengembangan dan perilisan aplikasi web yang bisa untuk dibagikan dan dinikmati bersama-sama dalam chatroom messenger Socializer.



SEPTEMBER

Samsung Electronics mengawali bulan September dengan meluncurkan smartwatch Tizen terbaru Gear S2 dengan tiga pilihan yang berbeda - Gear S2, Gear S2 Classic dan Gear S2 3G. Gear S2 Classic dibuat untuk pengguna yang lebih memilih desain arloji yang lebih abadi, menawarkan finishing hitam elegan dengan gelang (band) kulit asli. Sedangkan Gear S2 dan Gear S2 3G sangat ideal bagi mereka yang suka on-the-go dan memiliki kekaguman untuk desain minimal dan modern.

"Selama beberapa tahun terakhir, Samsung telah merintis dan mempercanggih kategori produk wearable, membawa konsep baru yang berani untuk pasar smart wearable," kata JK Shin, CEO dan Kepala Samsung IT & Mobile Business (IM). "Samsung Gear S2 mencerminkan inovasi Samsung yang paling progresif. Ini adalah pelengkap sempurna untuk setiap kesempatan, mudah membawanya dari siang hari ke malam hari, dari pekerjaan hingga latihan olahraga - dan memastikan bahwa Anda mendapatkan lebih banyak dari setiap saat dalam hari-hari Anda, dengan membuatnya lebih cerdas dan pada akhirnya juga lebih pribadi dan menyenangkan."

Selain itu, Samsung juga meluncurkan lini mesin cuci baru dengan nama Samsung AddWash di IFA 2015 di Berlin. Samsung AddWash adalah mesin cuci pintar (smart washing machine) yang dilengkapi dengan berbagai fungsi pintar untuk memudahkan penggunanya tidak hanya memantau kemajuan program laundry melalui smartphone.

Sementara Tizen Developer Conference 2015 (TDC 2015) untuk pertama kalinya diadakan di Shenzhen, China pada 17-18 September 2015. Diselenggarakan di bawah slogan "Tizen, The Best Way to Connect Everything", TDC 2015 meliputi presentasi keynote dari enam pakar IT terkemuka dan 38 sesi untuk diskusi teknis di bidang IT yang berbeda, termasuk pengembangan aplikasi, desain, game, televisi, Internet of Things (IoT) dan perangkat wearable.

Secara khusus, TDC 2015 meluncurkan platform Tizen 3.0 untuk lebih memperluas interoperabilitas perangkat untuk era IoT secara penuh. Platform Tizen 3.0 dirancang untuk mendukung tidak hanya perangkat mobile, wearable, dan TV, tetapi juga Micro Profile, sebuah platform yang memungkinkan peralatan rumah tangga yang sederhana untuk berinteraksi dengan IoT. Selain itu, platform Tizen 3.0 akan kompatibel dengan spektrum yang lebih besar dari perangkat melalui IoTivity, proyek yang disponsori oleh Open Interconnect Consortium (OIC).



OKTOBER

Di bulan Oktober, Samsung Electronics meluncurkan smartphone Tizen kedua Samsung Z3 (model SM-Z300H) untuk pasar menengah di India.

"Sebagai pelopor platform Tizen, kami telah terus memperkenalkan perangkat mobile berbasis Tizen, termasuk Samsung Z1 dan Samsung Gear S2, dalam komitmen kami untuk mengembangkan ekosistem Tizen", kata JK Shin, CEO dan Kepala IT & Mobile Business (IM) di Samsung Electronics. "Kami mengembangkan Samsung Z3 untuk menyediakan fitur yang akan membantu konsumen memanfaatkan ekosistem Tizen yang terus tumbuh dan membuat sebagian dari pengalaman mobile pribadi mereka."

Sementara Samsung Z3 versi Enterprise (model SM-Z300F) diluncurkan di Rusia saat acara Samsung Enterprise Mobility Forum 2015 untuk pasar korporat dan enterprise (B2B). Samsung Z3 dilengkapi dengan KNOX Tizen Standard SDK yang juga diluncurkan di acara ini.

Tizen Association ikut diresmikan di Rusia untuk pengembangan software dan hardware berbasis pada sistem operasi open source Tizen. Organisasi ini akan dipimpin oleh Andrey Tikhonov yang saat ini juga menjabat sebagai direktur Enterprise Business di Samsung Electronics Rusia.

Di akhir bulan, Samsung Electronics menyelenggarakan acara tahunan Samsung Open Source Conference (SOSCON) 2015 selama dua hari antara 27-28 Oktober 2015 di Conrad Seoul Hotel, Yeouido-dong, Yeongdeungpo-gu, Seoul, Korea Selatan. Penyelenggaraan untuk tahun yang kedua ini adalah acara buat pengembang software di Korea untuk saling berbagi pengetahuan berdasarkan pengalaman mereka dalam pengembangan software open source.



NOVEMBER

Menurut laporan lembaga riset pasar Strategy Analytics di bulan November, Tizen mencatat pertumbuhan yang paling nyata selama Q3 2015 dan menyalip BlackBerry menjadi OS smartphone terbesar keempat untuk pertama kalinya.

Di bulan ini Samsung Electronics menerima penghargaan untuk Best IT Platform buat sistem operasi Tizen di CNews AWARDS 2015, yang diselenggarakan oleh CNews Forum.

"Pengembangan ekosistem Tizen di Rusia adalah salah satu prioritas utama kami. Klien bisnis Rusia telah memberikan umpan balik yang positif pada keuntungan strategis OS Tizen. Pengakuan oleh CNews AWARDS 2015 akan lebih memperkuat dukungan kami untuk alat yang benar-benar efisien yang memenuhi kebutuhan pasar korporasi Rusia," kata Andrei Tikhonov, Corporate Sales Director di Samsung Electronics Rusia.



DESEMBER

Di akhir 2015, Samsung Electronics dan Korea Creative Content Agency (KOCCA) bekerjasama mengadakan acara Tizen India Workshop 2015 pada tanggal 3-4 Desember kemarin di Samsung R&D Institute India (SRI) di Bengaluru. Acara ini menghadirkan perusahaan dan pengembang game dari Korea Selatan dan India, termasuk diantaranya funizen, NCsoft, WeMade Entertainment, Idiocracy Games, Masangsoft, afreeca TV, Lunosoft, Red Sahara Studio, 2ACE Games dan banyak lagi.

"Funizen berencana untuk meluncurkan 50 game Tizen di pasar India tahun depan. Jumlah game yang terdaftar di toko aplikasi Tizen masih terbilang sedikit, dan pasar game India sedang mulai untuk tumbuh. Oleh karena itu, game Korea yang berkelas dunia bisa mendominasi pasar," kata Chris Lee (Lee Joo-min), pendiri dari Funizen yang ikut hadir di acara ini.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar