Senin, 09 November 2015

Semua perangkat Tizen akan menggunakan IoTivity mulai 2016


Samsung Electronics berencana untuk menerapkan IoTivity ke semua perangkat berbasis sistem operasi Tizen yang akan dirilis mulai tahun depan sebagai teknologi konektivitas dasar. Dan Samsung akan menampilkan produk-produk terkait IoTivity ini di pameran teknologi terbesar Consumers Electronics Show (CES) 2016 yang akan diselenggarakan di Las Vegas pada bulan Januari tahun depan.

IoTivity ini sangat terkait dengan platform Internet of Things (IoT) dan Smart Home dari Samsung Electronics melalui Smart Things, yang akan memulai layanannya di Korea Selatan mulai tahun depan setelah sebelumnya sudah hadir di Amerika Serikat dan Inggris. Samsung Electronics akan bekerjasama dengan operator telekomunikasi terbesar di Korea SK Telecom untuk menargetkan pasar IoT secara bersama-sama.

Samsung Electronics akan memperkenalkan peralatan rumah tangga yang memiliki teknologi SmartThings di pasar Korea Selatan tahun depan, dan SK Telecom akan mengkomersialkan layanan konektivitas yang telah dioptimalkan untuk perangkat elektronik buatan Samsung Electronics. Rencana ini diperkirakan adalah untuk pertama kalinya dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi di dunia.

Mengingat fakta bahwa peralatan Tizen buatan Samsung Electronics dengan layanan SmartThings akan banyak dipasok, SK Telecom juga berencana untuk memperkenalkan dan menerapkan IoTivity untuk platform IoT oneM2M milik mereka yang sudah diluncurkan lebih dulu. Analis memperkirakan bahwa bergabungnya dua perusahaan teratas ini akan mendorong adopsi Smart Home yang lebih luas oleh konsumen di Korea Selatan, dan IoTivity menjadi yang terdepan untuk diterapkan sebagai standar konektivitas IoT di negara itu.


"Samsung Electronics bertujuan untuk menghubungkan setiap hal dengan teknologi konektivitas IoTivity dalam 5 tahun kedepan," kata seorang juru bicara dari Samsung Electronics saat berlangsungnya Samsung Open Source Conference (SOSCON) 2015 kemarin di Seoul akhir Oktober kemarin. "Jika Iotivity bisa disediakan secara luas, 'light connectivity' yang mengkonsumsi daya lebih sedikit daripada 'heavy connectivity' melalui Wireless LAN akan mencapai proporsi yang lebih banyak dalam komunikasi data secara keseluruhan."



Tidak ada komentar:

Posting Komentar