Selasa, 22 September 2015

Transaksi Samsung Pay sudah mencapai 10 milyar per hari


Layanan sistem pembayaran mobile atau mobile payment Samsung Pay milik Samsung Electronics sudah sangat populer di Korea berkat satu-satunya yang menggunakan teknologi magnetic secure transmission (MST) yang mudah digunakan, selain juga Near Field Communication (NFC) seperti lainnya. Untuk itu, Samsung berniat memperluas layanan ini ke negara-negara lain selain juga akan menjangkau semua pengguna perangkat Tizen.

"Banyak pengecer di Korea yang bergabung dengan Samsung Pay karena teknologi MST memastikan transaksi pembayaran mobile yang cepat, efisien dan aman," kata juru bicara Samsung. "Hal ini membuat jumlah pengguna Samsung Pay terus meningkat."

Menurut Rhee In-jong, eksekutif Samsung yang bertanggung jawab mengelola bisnis mobile payment, rata-rata 20 ribu sampai 25 ribu pengguna Samsung Pay telah menggunakan layanan ini sehari sejak diluncurkan di Korea pada 20 Agustus yang lalu. Dari ribuan pengguna itu, rata-rata 750 juta won hingga 800 juta won (sekitar 9 hingga 10 milyar rupiah) telah digunakan untuk melakukan berbagai transaksi dalam satu hari.

Dalam sebuah pertemuan dengan wartawan di Korea, CEO dari Samsung Mobile, Shin Jong-kyun (JK Shin), mengisyaratkan bahwa mereka akan memperluas sistem mobile payment terbaru mereka untuk lini smartphone murah, dan diharapkan jumlah penggunanya akan tumbuh dengan menjangkau seluruh kalangan masyarakat.

"Ya, kita akan melakukan itu," katanya. "Sistem Pay akan diperluas ke kategori produk lainnya. Secara khusus, Samsung mengincar perangkat wearable sebagai tujuan Pay berikutnya."

Samsung Pay akan menjadi salah satu fitur utama di smartwatch Tizen terbaru Samsung Gear S2, selain itu juga sudah tersedia untuk Samsung Smart TV yang berbasis OS Tizen untuk pembelian konten di dalam aplikasi dan game.

Smartphone Tizen pertama yang dirilis ke pasaran, Samsung Z1 memang belum dilengkapi dengan layanan Samsung Pay, namun smartphone Tizen berikutnya hampir dipastikan akan memilikinya karena Samsung secara khusus telah menambahkan dukungan untuk Smart Card dan NFC HCE (Host Card Emulation) untuk memfasilitasi layanan Mobile Payment di Tizen 2.4 terbaru.

"Porsi smartphone murah Samsung yang harganya kurang dari $300 menyumbang 60 persen dari total pengiriman tahunan perusahaan," kata seorang pejabat Samsung. "Ini adalah pasar tidak bisa kita abaikan."



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar