Rabu, 19 Agustus 2015

Ditengah kejenuhan pasar, konsumen semakin percaya pada Tizen TV


Samsung Electronics mempertahankan posisinya sebagai produser TV top dunia pada kuartal kedua, menguasai 28,5 persen dari pasar global, naik 1,4 persen dalam hitungn kuartalan. Menurut data dari perusahaan riset pasar IHS DisplaySearch, kenaikan ini dipicu oleh penjualan Smart TV premium SUHD TV berbasis sistem operasi Tizen.

Pengiriman TV di seluruh dunia mencapai 48 juta unit pada periode April-Juni, turun 1,89 juta unit dari kuartal sebelumnya karena ekonomi yang memburuk dan pasar yang jenuh. Meskipun terjadi penurunan penjualan di seluruh dunia, namun Samsung malah berhasil meningkatkan penetrasinya di pasar global yang dipicu oleh kesuksesan yang sebagian besar karena popularitas TV premium terbaru mereka.

SUHD TV pertama Samsung yang pertama kali digulirkan pada bulan Februari kemarin adalah salah satu produk TV high-end unggulan. Berdasarkan data DisplaySearch, di posisi kedua masih LG Electronics dengan penguasaan 14,1 persen, diikuti oleh Sony dari Jepang dengan 7,3 persen dan dan Hisense dari China dengan 5,5 persen.

Kebanyakan Tizen TV dari Samsung memiliki layar melengkung (curved) dengan resolusi layar UHD 4K. Untuk hal ini, Samsung mendominasi pasar TV melengkung dengan mengambil 80,7 persen dari total penjualan secara global. Sementara untuk kategori UHD TV, Samsung menguasai selama enam kuartal berturut-turut dengan 36,4 persen pada periode ini, diikuti oleh LG dengan 12,2 persen.

"Ini bukan untuk dibuat-buat jika harus mengatakan bahwa satu dari tiga TV yang terjual di pasar HDTV adalah buatan Samsung," kata juru bicara dari IHS DisplaySearch.

"Penjualan UHDTV global melonjak lebih dari 50 persen pada kuartal yang berakhir 30 Juni dari kuartal sebelumnya, dan curved TV, khususnya, telah menikmati ledakan popularitas," kata Kim Hyun-suk, presiden Samsung Visual Display Business. "Dan kami ingin menjadi produsen TV No.1 selama 10 tahun berturut-turut," tambahnya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar