Selasa, 16 Juni 2015

Samsung perkenalkan Tizen pada komunitas startup Rusia


Saat berlangsungnya Startup Village 2015, pertemuan komunitas startup terbesar di Rusia dan Eropa yang diselenggarakan oleh yayasan non-profit Skolkovo Foundation pada 2-3 Juni kemarin di Moskow, Samsung Electronics memperkenalkan platform software Tizen beserta semua keunggulannya, terutama untuk perangkat mobile, Smart TV, wearable dan Internet of Things (IoT). Di lokasi pusat Skolkovo Hypercube yang sering disebut sebagai Silicon Valley Rusia, eksekutif Samsung mengadakan konferensi pers dan tanya jawab mengenai Tizen di acara tahunan yang ketiga ini.

Andrey Tikhonov, direktur penjualan untuk segmen korporasi di Samsung Electronics Rusia, mengatakan bahwa Tizen adalah platform yang terbuka, dan perusahaannya siap berbagi visi untuk pengembangan industri IoT. Menurut Andrey Tikhonov, salah satu yang membedakan Tizen dengan sistem operasi (OS) lainnya yang tersedia di pasar saat ini adalah terbukanya semua source code.

Faktor ini memberikan keuntungan tambahan bagi pengguna dan pengembang, yang memungkinkan untuk kebutuhan dalam meningkatkan kemampuan untuk tugas-tugas tertentu dalam organisasi atau perusahaan (enterprise). Jadi, menurut Andrey Tikhonov, semua yang terlibat maupun yang bersaing bisa ikut berpartisipasi dalam pengembangan platform Tizen, berkumpul dan bekerja untuk menghadirkan layanan dan solusi yang saling menguntungkan.

Dalam sambutannya, Dmitry Kartashov, direktur audio-video di Samsung Electronics Rusia, memperkenalkan Smart TV baru yang berbasis OS Tizen. Menurutnya, ini adalah pertama kalinya Tizen TV dirilis di pasar Rusia sehingga membuka kemungkinan berbagai manfaat dari platform baru untuk pengguna Rusia.

Sedangkan Marat Guriev, direktur umum untuk teknologi dan layanan informasi di Samsung Electronics Rusia, memperkenalkan berbagai perangkat wearable berbasis OS Tizen, termasuk yang terbaru Samsung Gear S. Menurut Marat Guriev, Gear S berbeda dengan semua smartwatch karena sudah dilengkapi dengan kartu SIM, dan bisa menjalankan aplikasi mobile secara independen tanpa tergantung pada smartphone.

Dengan demikian, Tizen telah menjadi platform layanan yang nyata untuk "Internet of Things", karena sudah mampu menjamin operasional dan interaksi dari perangkat yang berbeda.

Ikut diumumkan juga bahwa salah satu tujuan utama dari Samsung Electronic untuk ikut terlibat dalam pengembangan Tizen adalah untuk menciptakan dan menyediakan platform mobile yang aman dan terpercaya buat konsumen di Rusia, terutama yang terkait dengan segmen bisnis dan korporasi, sebagai alat kerja (BYOD) untuk penggunaan yang aman dari organisasi dan perusahaan.

Konferensi press selengkapnya bisa dilihat melalui video berikut ini:




Dan berikut ini adalah video wawancara eksklusif JSON.TV dengan Andrei Tikhonov, direktur penjualan untuk segmen korporasi di Samsung Electronics Rusia, tentang masa depan Tizen di Rusia serta perangkat berbasis Tizen apa saja yang akan segera meluncur di Rusia.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar