Kamis, 11 Juni 2015

Rusia umumkan pemenang software nasional


Kementerian Komunikasi dari Federasi Rusia hari ini telah menandatangani protokol pemenang proyek pengadaan software dalam negeri yang akan didanai oleh pemerintah. Pelamar yang terdiri dari beberapa konsorsium yang beranggotakan pengembang software luar negeri dan perusahaan dalam negeri telah diuji dan disaring oleh tim ahli yang dibentuk oleh pemerintah.

Daftar pemenang ini diumumkan secara langsung oleh Yevgeny Kovnir, kepala dari kementrian departemen pengembangan IT Rusia, yang mencakup lima bidang pengembangan: sistem operasi mobile, sistem operasi klien dan server, sistem manajemen database (DBMS), solusi dan virtualisasi 'cloud', dan software office.

Untuk sistem operasi mobile, dua proyek telah ditetapkan sebagai pemenang, yaitu Sailfish dari Jolla asal Finlandia yang didukung oleh konsorsium yang juga beranggotakan raksasa software Rusia Yandex, ECH dan lainnya, dan Tizen dari konsorsium yang dipimpin oleh Samsung Electronics.

Posisi Yandex yang banyak dikenal sebagai "Google versi Rusia" sangat berpengaruh pada kemenangan Sailfish di tempat pertama. Sebelumnya Jolla telah bekerjasama dengan Yandex untuk toko aplikasi buat smartphone berbasis OS Sailfish. Dibanding Tizen, aplikasi untuk OS Sailfish sangat minim, sehingga mereka mengandalkan aplikasi Android dari Yandex Store sebagai toko aplikasi utama.

Sementara Tizen yang didukung oleh konsorsium yang beranggotakan Samsung Electronics, SOKB Research Institute, Institute for System Programming di Russian Academy of Sciences, dan Institute for Information Security Issues di MSU, menjadi pemenang kedua.

Sejauh ini perangkat Tizen telah diajukan untuk mendapat Sertifikasi FSTEC (Federal Service for Technical and Export Control) yang akan menjamin perlindungan dari kebocoran data dan penyadapan, dimana Samsung akan mempromosikan produk berdasarkan Tizen akan bisa melindungi informasi rahasia. "Perangkat Samsung yang telah bersertifikat kita harapkan untuk dirilis sebelum akhir 2015," kata Andrey Tikhonov, Direktur Penjualan Korporat di Samsung Electronic Russia.

Sepertinya ada perbedaan strategi antara Jolla dan Samsung dalam menghadirkan OS mereka di Rusia. Jolla membidik pasar konsumen yang lebih luas lewat smartphone mereka yang kompatibel dengan Android, sementara Samsung pada awalnya akan membidik pasar korporat dan enterprise lewat smartphone Tizen yang terjamin keamanannya, sambil secara perlahan membangun ekosistem Tizen di Rusia. Pencapaian Tizen mungkin bisa dilihat dalam jangka panjang karena mereka tidak bergantung pada Android.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar