Rabu, 01 April 2015

YotaPhone 3 akan menggunakan OS Tizen?


Nikolai Nikiforov, Menteri Komunikasi dan Media Massa Rusia yang sebelumnya mengutarakan niatnya untuk membantu memasyarakatkan penggunaan smartphone dengan OS yang terbuka dan independen seperti Tizen dan Sailfish, telah mengadakan serangkaian pertemuan dengan perwakilan dari Samsung dan Jolla, dua perusahaan yang terlibat dalam pengembangan sistem operasi (OS) Tizen dan Sailfish.

Pertemuan yang berlangsung pada 18 Februari kemarin ini berlangsung antara Menteri Nikolai Nikiforov dan staff ahlinya dalam bidang IT dengan delegasi Samsung yang dipimpin langsung oleh Presiden Samsung Rusia Steve Lee. Steve Lee menjelaskan pengelaman perusahaannya dalam mengembangkan OS Tizen, dan mengatakan bahwa pengembangan software Tizen ini juga dilakukan oleh ahli software mereka yang ada di Rusia.

Menteri Nikiforov kemudian mengatakan keinginannya untuk membuat peralatan IT dan telekomunikasi yang telah disesuaikan untuk kebutuhan negaranya. "Kami telah memutuskan untuk fokus pada rincian yang mempertimbangkan penggunaan software terbuka sebagai cara untuk mencapai kemerdekaan teknologi di Rusia. Langkah yang paling penting pada tahap ini adalah pemilihan software yang benar, platform yang secara teknis telah sempurna untuk mengejar pengembangan lebih lanjut dari solusi software yang bisa memenuhi kebutuhan negara dan konsumen domestik," kata Nikiforov.

Untuk rencana ini, kementrian Komunikasi dan Media Massa Rusia telah membentuk kelompok kerja yang beranggotakan lebih dari 100 tenaga ahli dari berbagai perusahaan besar Rusia dari sektor ICT, lembaga penelitian dan pengembangan hingga pendidikan.

Modular Tizen di YotaPhone 3?

Berdasarkan informasi terbaru dari komunitas Maemo di Rusia hari ini, salah satu perusahaan smartphone Rusia Yota Devices telah bekerja untuk smartphone terbaru mereka YotaPhone 3 yang akan berjalan pada berbagai sistem operasi, termasuk Tizen. Vladislav Martynov, CEO dari Yota Devices, mengatakan bahwa perusahaannya selalu mengandalkan sisi inovasi dan tidak takut untuk bereksperimen dengan teknologi baru.

Inovasi Yota Device dibuktikan saat merilis YotaPhone, smartphone pertama di dunia yang memiliki dua layar, OLED dan E-ink. YotaPhone dan YotaPhone 2 masing-masing dirilis pada awal 2013 dan 2014.

Dan untuk YotaPhone 3, salah satu inovasi baru yang kemungkinan menjadi andalan baru adalah fungsi modular, yang memungkinkan penggunanya untuk mengganti komponen pembentuk smartphone dengan leluasa, termasuk hardware dan software. Untuk tujuan ini, menurut MaemoWorld, Yota Devices berencana untuk mengakuisisi Vsenn, startup yang ingin menciptakan smartphone modular yang berjalan pada berbagai OS mobile.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar