Minggu, 28 Desember 2014

Nonghyup Bank luncurkan layanan wearable banking pertama untuk smartwatch


Mulai bergesernya era mobile ke wearable yang lebih praktis membuat pelaku industri bisnis dan keuangan mulai mengalihkan perhatiannya ke produk wearable terbaru. Bank yang selama ini menjadi pelaku utama dalam bisnis keuangan juga merasa terancam kehilangan pasarnya dengan hadirnya berbagai layanan keuangan dan pembayaran baru dari perusahaan-perusahaan IT, sehingga mereka mulai melancarkan serangan besar-besaran dengan mengembangkan layanan wearable banking untuk menemani layanan mobile banking yang telah ada sebelumnya.

Nonghyup Bank (농협은행) asal Korea Selatan akan menjadi bank pertama yang meluncurkan layanan wearable banking pada bulan Januari tahun depan. Pengguna akan dapat memeriksa saldo dan transaksi rekening mereka secara real-time, seperti pembayaran kartu kredit dan transfer uang. Demi keamanan, pengguna bisa memverifikasi identitas mereka dengan password sederhana pada smartwatch mereka juga.

Selain itu, pengguna wearable banking bisa memeriksa nomor akreditasi melalui pergelangan tangan mereka. Jasa pengiriman uang yang sederhana dengan hanya satu sentuhan juga akan segera diperkenalkan. Semua ini akan memudahkan pengguna untuk mengirim uang kepada orang-orang dengan siapapun ia melakukan transaksi sesering mungkin.

Nonghyup Bank akan menggelar layanan perbankan yang lebih aman ini untuk pengguna smartwatch berbasis Android Wear, Tizen dan Apple Watch melalui layanan aplikasi yang disebut Wearable Finap.

Nonghyup Bank yang sering disingkat sebagai NHBank ini juga berencana untuk membangun Smart Financial Center pada bulan April 2015, sebuah langkah maju menuju layanan bank yang akan bisa dilakukan hanya dengan koneksi internet di era Internet of Things (IoT). Melalui layanan ini, para karyawan dan eksekutif di cabang bank untuk dunia maya ini akan dapat berkomunikasi dengan pelanggan melalui smartphone dan smartwatch tentang produk dan strategi investasi yang tepat.

"Kami akan terus memberikan layanan jasa keuangan yang memenuhi kebutuhan pelanggan melalui fintech," kata seorang pejabat di Nonghyup Bank.

Fintech atau financial technology adalah layanan keuangan yang sedang berkembang saat ini yang diharapkan akan menggantikan layanan keuangan tradisional. Fintech meliputi pembayaran dari perangkat mobile, wire transfer, manajemen aset pribadi dan pendanaan melalui cloud.

NHBank mengatakan bahwa inovasi fintech akan mengurangi jumlah cabang offline mereka yang harus dibangun secara fisik dan sebaliknya meningkatkan personil di pusat bank yang menawarkan konsultasi bagi pelanggan. Dalam jangka panjang, NHBank mengatakan akan akan lebih mengutamakan layanan bank yang berbasis online untuk efisiensi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar