Minggu, 30 November 2014

Smartphone murah Samsung Z1 akan dirilis di India bulan depan


Samsung Electronics akan meluncurkan smartphone Tizen low-end pertama bulan depan di India. Samsung Z1 yang memiliki nomor model SM-Z130H yang sebelumnya direncanakan akan dirilis bulan November ini ternyata molor sebulan hingga Desember.

Menurut sumber industri di Korea, Samsung Electronics akan mengadakan konferensi pers di India pada tanggal 10 Desember 2014 mendatang untuk memperkenalkan Samsung Z1. Smartphone Tizen murah ini rencananya akan dijual dengan harga tidak lebih dari $100 atau dikisaran 1 juta rupiah.

Seperti informasi sebelumnya (melalui User Agent Profile dari wapsite Samsung Mobile dan sertifikasi FCC), Samsung Z1 akan dilengkapi dengan layar sentuh 4-inchi beresolusi WVGA (480x800), prosesor berkecepatan 1,2GHz, dual SIM, OS Tizen 2.3, Radio FM, GPS dan konektivitas 3G (HSDPA), Wi-Fi 802.11 bgn dan bluetooth 4.0. Harga yang ditetapkan diperkirakan adalah 5000 rupee (sekitar 980 ribu rupiah).

Alasan Samsung merilis smartphone Tizen pertama di India dengan harga kurang dari $100 karena diyakini pasar smartphone India akan tumbuh menjadi 140 juta di tahun 2018 untuk menjadi pasar smartphone terbesar ketiga di dunia setelah China dengan 424 juta unit dan Amerika Serikat dengan 177 juta unit. Pertumbuhan pasar ini akan terjadi di segmen low-end. Selama kuartal ketiga pasar India juga telah tumbuh 82% dalam hitungan per-tahun.

Peluncuran Samsung Z1 akan memiliki tiga arti penting buat Samsung Electronics. Pertama untuk mendapatkan smartphone Tizen pertama muncul di pasaran, dan yang kedua adalah pertanda bahwa Samsung telah mulai menargetkan pasar smartphone murah dengan harga dibawah $100 secara sungguh-sungguh. Dan yang ketiga dalah keberanian untuk meluncurkan smartphone yang tanpa dilengkapi merek Galaxy yang tentunya akan memiliki arti tersendiri.


Peluncuran smartphone dibawah harga $100 juga berarti akan bersaing dengan Google melalui program Android One di pasar smartphone murah yang memiliki nilai lebih dan memiliki potensi pasar masa depan hingga 330 miliar.




1 komentar: