Kamis, 13 November 2014

Smart Home Samsung dan LG akan kompatibel satu sama lain


Sistem Smart Home, Smart TV dan peralatan rumah tangga yang diproduksi oleh Samsung Electronics dan LG Electronics akan saling kompatibel antar satu sama lain, sehingga layanan yang dibuat antara kedua platform software yang digunakan akan bisa saling berhubungan.

Hal ini diumumkan oleh Korea Association of Smart Home (KASH) pada hari Senin (10/11) kemarin saat mengadakan pertemuan dewan untuk menyelesaikan rencana penetapan 'standarisasi Smart Home,' yang selama ini telah menjadi kendala dalam aktivasi industri Smart Home. Dengan standarisasi ini, konsumen dapat dengan bebas mengganti peralatan rumah tangga mereka tanpa perlu khawatir terganggu dengan kerusakan sistem Smart Home yang mereka gunakan.

"Platform Smart Home adalah bidang di mana perusahaan-perusahaan global yang memfokuskan investasi mereka dalam upaya untuk mendominasi standarisasi dengan menyelenggarakan konsorsium. Pengembangan bidang ini akan dipercepat di Korea menyusul kesepakatan antar pemimpin industri yang mempromosikan dan mengaplikasikan standardisasi bersama," kata Hong Won-Pyo, Presiden KASH dan juga Presiden dari Samsung Media Solution Center (MSC) yang merupakan pengembang platform Samsung Smart Home dan software Tizen. "Kami akan memimpin standarisasi global dengan menciptakan ekosistem Smart Home yang terbuka."


Rencana utama dari KASH adalah untuk membuat protokol Smart Home dari masing-masing perusahaan yang konsisten sehingga mencegah penghentian layanan Smart Home ketika produk dari produsen yang berbeda yang digunakan atau produk yang diterapkan berubah. Perusahaan yang berpartisipasi dalam standardisasi adalah produsen peralatan rumah tangga, perusahaan komunikasi dan perusahaan penyedia jaringan rumah, seperti Samsung Electronics, LG Electronics, KT, Samsung SDS, Kyungdong One, Kocom, Commax, Hyundai Telecom dan RadioPulse, dan perusahaan konstruksi, seperti Korea Land & Housing Corporation dan Samsung C&T Corporation.

Skema baru akan dibagi menjadi tiga bagian: standar untuk fixed-line layanan Smart Home, layanan nirkabel dan layanan Internet of Things (IoT). Pedoman pelayanan jaringan Smart Home akan disiapkan pertama dan komisi yang akan dibentuk akan berencana untuk memeriksa dan memberlakukan aturan buat semua perangkat yang terkait untuk mengadopsi sistem baru ini mulai bulan Juni tahun depan. Setelah adopsi selesai, setiap perangkat yang masuk dalam ekosistem Smart Home seperti lampu, termostat, kunci keamanan dan katup gas akan dapat diganti sesuka hati dengan peralatan lain yang diproduksi oleh berbagai perusahaan yang berbeda.

Standarisasi jaringan Smart Home berbasis nirkabel ini rencananya akan selesai pembangunannya pada bulan Agustus tahun depan dan aplikasi untuk produk akan terus dipromosikan hingga Mei 2016.

Adapun standar link atau hubungan antar platform Smart Home untuk mengaktifkan Interet of Things, untuk pengembangan versi 1.0 akan dipromosikan hingga akhir tahun depan melalui kerjasama dari penyedia layanan Smart Home termasuk peralatan rumah tangga dan perusahaan komunikasi. Untuk ini, KASH akan membentuk Smart Home Platform Committee dengan para eksekutif dari perusahaan peralatan rumah tangga dan operator telekomunikasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar