Jumat, 07 November 2014

Samsung patenkan teknologi perangkat mobile tanpa perlu isi ulang baterai


Samsung Electronics baru-baru ini mengajukan hak paten ke US Patent & Trademark Office untuk sebuah penemuan baru yang memungkinkan perangkat pintar berbasis sentuhan bisa berjalan tanpa perlu diisi ulang. Samsung memanfaatkan pembangkit listrik menggunakan generator triboelectric pada perangkat pintar masa depan mereka sebagai pengganti baterai isi ulang.

Metode yang digunakan oleh Samsung ini mirip dengan teknologi yang pernah dijelaskan oleh seorang profesor dari Georgia Institute of Technology pada tahun 2013 seperti pada pengantar video dibawah ini. Profesor Zhong Lin Wang menggunakan apa yang secara teknis dikenal sebagai efek triboelectric untuk membangkitkan tenaga listrik dengan cara menggosok atau menyentuh dua bahan yang berbeda bersama-sama.




Profesor Wang percaya penemuannya ini dapat memberikan cara baru untuk menyuplai daya perangkat mobile seperti sensor dan smartphone dengan menangkap energi mekanik yang terbuang dari sumber seperti berjalan, angin bertiup, getaran, gelombang laut atau bahkan mengemudikan mobil. Jadi singkatnya semakin perangkat itu digunakan dengan mengkonsumsi energi, dilain pihak dia juga menghasilkan energi.

Samsung adalah salah satu sponsor dari proyek ini.

Dalam penjelasan paten Samsung melalui gambar FIG. 1 dibawah ini kita dapat melihat perspektif dari sebuah smartphone yang meliputi modul input sentuhan standar No. 120 ditempatkan pada layar smartphone bersama dengan perangkat pembangkit energi baru No. 130 yang ditempatkan pada modul input sentuhan.

Pembangkit energi baru dari Samsung adalah perangkat fleksibel dan juga bersifat phototransmissive untuk mentransmisi cahaya yang dipancarkan oleh layar. Selain itu, perangkat pembangkit energi mungkin memiliki ketebalan relatif tipis yang berukuran dibawah 1 mm.

Peramgkat pembangkit energi juga mungkin termasuk setidaknya satu dari generator piezoelektrik dan generator triboelectric.

Generator piezoelektric dapat menghasilkan energi listrik ketika bahan piezoelektrik akan berubah bentuk oleh kekuatan mekanik karena sentuhan ke modul input sentuhan atau kekuatan mekanik diterapkan dari luar, seperti tekanan, deformasi, distorsi, ditekuk, getaran, atau suara.

Sementara generator triboelectric dapat menghasilkan energi listrik ketika gesekan terjadi antara dua lapisan yang terbentuk dari bahan yang berbeda oleh kekuatan mekanik eksternal atau jarak antara dua lapisan berubah oleh kekuatan mekanik eksternal.

Dalam penjelasan paten Samsung melalui gambar FIG. 7 disebutkan tentang tampilan penampang dari perangkat pembangkit energi No. 130e yang meliputi generator hybrid yang dirancang sebagai kombinasi dari generator piezoelektrik dan generator triboelectric.


Penemuan Samsung dapat diterapkan dengan menggunakan teknologi triboelectric menjadi film diatas sebuah smartphone, tablet atau smartwatch. Sentuhan aktual pengguna, penekanan dan menggosok layar dalam penggunaan sehari-hari bisa menghasilkan energi baru yang akan mengisi daya kembali ke baterai. Semakin sering pengguna melakukan aktivitas di perangkat sentuh mereka, semakin melimpah pula baterai akan terisi daya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar