Jumat, 28 November 2014

Samsung berencana pindahkan markas Eropa dari Inggris ke Polandia

Pusat R&D Samsung untuk Eropa di Polandia

Menjelang pergantian tahun, angin perubahan terus bertiup di Samsung Electronics. Sesuai tradisi tahunan, akan terjadi perombakan tidak hanya untuk eksekutif dan karyawan, tetapi juga operasional mereka di luar negeri di mana ada rencana merelokasi kantor pusatnya di Eropa dari London ke Polandia.

Berbagai skenario telah muncul dengan beberapa analis pasar memperkirakan bahwa kepala divisi elektronik konsumen (CE) Yoon Boo-keun (BK Yoon) akan mengambil alih baik divisi CE dan divisi mobile (IM) sejalan dengan rencana untuk mengembangkan bisnis Smart Home dan unifikasi semua produk elektronik Samsung untuk hanya menjalankan satu platform software berbasis Tizen.

Dari kiri ke kanan: BK Yoon, JK Shin, Roh Tae-moon, GS Choi

BK Yoon diharapkan akan memimpin divisi gabungan ini, sekaligus untuk menggantikan kepala divisi mobile yang dijabat oleh Shin Jong-kyun (JK Shin), yang telah menjadi sorotan sejak memburuknya kinerja perangkat dalam lini Galaxy yang berbasis Android. Sedangkan wakil presiden eksekutif Roh Tae-moon, yang telah berjasa mengembangkan teknologi kunci untuk smartphone flagship Samsung, akan dipromosikan menjadi kepala bisnis mobile dalam kemitraan yang erat dengan elektronik konsumen, segera setelah Yoon selesai merombak divisi mobile.

"Setelah menyelesaikan proses restrukturisasi, Yoon bisa memilih penggantinya Roh untuk memimpin divisi mobile," kata seseorang dengan yang mengetahui situasi ini kepada The Korea Herald. "Ada kemungkinan bahwa Yoon akan memimpin kedua divisi bisnis mobile dan elektronik konsumen untuk saat ini, kemudian memiliki Roh yang membawa strategi untuk membangun bisnis baru yang melibatkan Smart Home dan teknologi mobile."

Yoon bisa mengikuti jalan Choi Gee-sung (GS Choi), vice chairman untuk Samsung Future Strategy Office di Samsung Group, dimana dulu perenah merestrukturisasi divisi jaringan telekomunikasi Samsung Electronics ketika ia memimpin bisnis media digital di awal tahun 2000-an. GS Choi yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan vice chairman Samsung Electronics Lee Jay-yong (Jay Y. Lee), sebelumnya adalah seorang eksekutif yang mengawasi divisi elektronik konsumen sebelum bertugas pada divisi mobile.

Samsung Electronics juga berencana untuk merampingkan kantor mereka di Eropa pada awal tahun depan, dengan memindahkan kantor pusat Eropa dari London ke Polandia.

"Samsung Electronics akan menyelesaikan proses restrukturisasi di kawasan Eropa pada awal tahun depan," kata seorang pejabat yang dekat dengan masalah itu, yang menolak disebutkan namanya. "Kantor Polandia akan berfungsi sebagai kantor pusat regional baru Samsung, memainkan peran penting dalam melaksanakan strategi bisnis yang ada."

Setelah mengakuisisi Amica, produsen pealatan rumah tangga asal Polandia pada tahun 2009, Samsung Electronics telah memanfaatkan fasilitas manufaktur yang dimiliki perusahaan lokal itu. Samsung juga menjalankan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) di Warsawa.

Kawasan Eropa, di mana Samsung mengoperasikan total 33 kantor, menunjukkan penjualan terendah kedua dengan 16,6 triliun won dalam tiga kuartal terakhir tahun ini. Angka tersebut hanya sedikit lebih tinggi dari pasar Korea yang hanya satu negara dengan 12,2 triliun won.

Kantor Samsung di Polandia dinilai lebih produktif dari London. Seorang juru bicara Samsung, seperti biasa, membantah bahwa mereka sedang mempertimbangkan relokasi kantor pusatnya di Eropa dari London ke Polandia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar