Kamis, 09 Oktober 2014

The Egg, gadget Tizen berbentuk telur untuk server web pribadi diluncurkan di Kickstarter


Eggcyte hari ini mengumumkan peluncuran kampanye crowdfunding Kickstarter, sebuah platform pendanaan umum yang membantu mempersembahkan proyek-proyek kreatif, untuk The Egg, sebuah handheld personal web server yang memungkinkan pengguna untuk berbagi foto, video dan konten pribadi lainnya tanpa menggunakan layanan cloud yang mengganggu. Kampanye di Kickstarter akan berjalan mulai 7 November mendatang.

Eggcyte, sebuah startup yang berbasis di Chandler, Arizona, Amerika Serikat, meluncurkan kampanye crowdfunding hari ini sampai November 7 pada Kickstarter untuk membantu mendanai pembuatan produknya, 'The Egg'. Dengan penyimpanan 64/128/256GB dan konektivitas Wi-Fi, The Egg adalah perangkat genggam yang berfungsi sebagai server web dan tempat penyimpanan pribadi yang memungkinkan konsumen untuk berbagi foto, video dan konten pribadi lainnya secara online tanpa menggunakan layanan cloud seperti Facebook, Google atau Instagram. Tidak seperti layanan cloud, ketika konsumen berbagi konten pribadi dari The Egg, mereka tetap dalam kendali penuh dari mana ia berada dan siapa yang bisa melihatnya.

"Dengan pengungkapan berkelanjutan melalui hacking iCloud, mencuri foto pribadi dan pelanggaran data online, konsumen menjadi semakin khawatir tentang konten pribadi mereka yang disimpan dan dibagi di cloud. The Egg memecahkan masalah ini bagi konsumen karena semua konten pribadi mereka dan situs pribadi mereka terkandung sepenuhnya dalam The Egg," kata Barry Solomon, pendiri Eggcyte.

The Egg datang dalam faktor bentuk ramping yang nyaman digenggam dan mudah dikonfigurasi oleh pengguna. Yang perlu dilakukan pengguna adalah menghubungkan The Egg ke jaringan Wi-Fi di rumah mereka atau hotspot publik. Setelah terhubung, The Egg mereka dapat diakses dari browser web pada perangkat apapun dengan menavigasi ke nama domain yang unik dari The Egg mereka.

"Selama uji coba kami menemukan The Egg menjadi sangat serbaguna. Pengguna mengambil The Egg mereka untuk berlibur, mengimpor foto dan video mereka dari kamera mereka dan berbagi dengan keluarga sekembalinya ke rumah. Pengguna lain melakukan streaming film dan kartun dari The Egg ke perangkat anak-anak mereka selama perjalanan panjang dengan mobil, menggunakan kemampuan hotspot Wi-Fi dari The Egg", kata Thomas Martis, co-founder Eggcyte.

The Egg ini didukung oleh prosesor Intel Atom, sistem operasi Tizen, database SQL Lite dan sebuah server web nginx. Memiliki layar sentuh QVGA, port mini USB2.0 dengan daya tahan baterai sehari penuh.


Berikut spesifikasi lengkapnya:
Application Processor and OS
  • Intel® Atom™ Processor
  • 1GB RAM
  • 64/128/256GB eMMC
  • OS: Tizen (final product will use current stable production release)
Connectivity
  • WiFi a/b/g/n, BT4.0
  • Micro-USB 2.0 type-AB with USB charging
Audio
  • Vibra motor (haptics + silent ringtones)
  • Speaker notifications
Display
  • Size: 2.4” Multi-Touch capacitive touch TFT
  • Resolution: 240x320; 262K colors
Sensors
  • Accelerometer, Compass, Ambient Light Sensor
Battery
  • Li-Ion Battery Pack
  • 4.35V, 910mAh


Berikut ini video demonya.





The Egg, Keeping Your "Privates Private", Launches on Kickstarter

Eggcyte announces the launch of its Kickstarter crowdfunding campaign for The Egg, a handheld personal web server that lets users share photos, videos and other personal content without using intrusive cloud services. The Kickstarter campaign runs through November 7. Share on TwitterShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInShare on PinterestEmail a friend

Eggcyte, a startup based in Chandler, AZ, launched a crowdfunding campaign today through November 7 on Kickstarter to help fund the manufacturing of its product, ’The Egg'. With 64/128/256GB of storage and Wi-Fi connectivity, The Egg is a handheld personal web server and storage device that permits consumers to share their photos, videos and other personal content online without using cloud services such as Facebook, Google or Instagram. Unlike cloud services, when consumers share personal content from The Egg, they remain in complete control of where it resides and who views it.

“With the ongoing revelations of iCloud hacking, stealing of personal photos and online data breaches, consumers are becoming increasingly concerned about their personal content that is stored and shared in the cloud. The Egg solves this problem for consumers because all of their personal content and their personal website are contained completely within The Egg,” said Barry Solomon, co-founder of Eggcyte.

The Egg comes in a sleek handheld form factor and is self-configuring. All the user has to do is connect The Egg to their home Wi-Fi network or public hotspot. Once connected, their Egg can be accessed from a web browser on any device by navigating to their Egg’s unique domain name.

“During trials we found The Egg to be tremendously versatile. Users took their Eggs on vacation, imported their photos and videos from their cameras and shared them with family back home. Other users streamed movies and cartoons from The Egg to their kids’ devices during long car trips, using The Egg’s Wi-Fi hotspot capability”, said Thomas Martis, co-founder of Eggcyte.

The Egg is powered by an Intel Atom processor, Tizen operating system, SQL Lite database and an NGINX web server. It has a QVGA touch screen, mini USB2.0 port with all-day battery life.

About Eggctye
Eggcyte, based in Chandler, AZ, is a startup founded by a team of seasoned high tech professionals with a track record of delivering numerous consumer electronics products. Their flagship product, The Egg, is a personal web server and storage device that gives consumers the ability to store and share their personal photos, videos and other content without using traditional cloud services such as Facebook and Instagram. To learn more about Eggcyte and The Egg, visit our website at http://www.eggcyte.com.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar