Rabu, 15 Oktober 2014

Samsung dan Facebook akan bekerjasama dalam sektor mobile, wearable dan TV


CEO Facebook Mark Zuckerberg yang tiba di Gimpo International Airport kemarin, telah bertemu dengan Vice Chairman Samsung Electronics Lee Jay-yong (Jay Y. Lee) untuk membahas kerja sama dua perusahaan dalam sektor mobile, wearable dan TV, termasuk kemungkinan pengembangan smartphone bersama seperti yang telah mereka lakukan dengan virtual reality (VR) headset Samsung Gear VR.

Mark Zuckerberg dan Jay Lee bertemu sekitar pukul 19:00 kemarin waktu setempat untuk makan malam di kantor utama Samsung Electronics di Seocho-dong, Seoul selatan. Kabarnya, Chief Operating Officer (COO) Facebook Sheryl Sandberg dan Shin Jong-kyun (JK Shin), Presiden dan CEO Samsung untuk divisi IT & Mobile Communications (IM), juga ikut bergabung dalam pertemuan ini.

Menurut beberapa media di Korea hari ini, Mark Zuckerberg dan Jay Lee dilaporkan membahas tentang pengembangan smartphone dan perangkat wearable yang akan mengakomodasi software dan konten Facebook sebagai salah satu layanan utama yang diberikan. Perangkat wearable terbaru Samsung saat ini, Gear S, telah didukung oleh Facebook untuk salah satu layanan utama yang berhubungan dengan jejaring sosial (SNS).

Kedua pimpinan perusahaan ini dilaporkan juga berbicara tentang pengalaman pengguna (UX) terbaik untuk bisa mengakses konten Facebook dari Smart TV Samsung dengan mudah, termasuk dengan pengembangan Gear VR yang khusus untuk disandingkan dengan Smart TV. Samsung dan Facebook melalui anak perusahaannya Oculus VR bersama-sama meluncurkan VR headset Samsung Gear VR dengan menggunakan Samsung Galaxy Note 4 sebagai layarnya pada bulan September kemarin, dan kolaborasi terbaru nantinya adalah pengembangan perangkat serupa yang membuat pengguna bisa melihat konten TV dengan cara yang sama.

Samsung sendiri tahun depan rencananya akan meluncurkan Smart TV pertama yang berbasis sistem operasi (OS) Tizen di pameran International Consumer Electronics Show (CES) 2015 yang berlangsung pada awal Januari di Las Vegas. Samsung mengatakan bahwa pengembangan platform Smart TV sejak pertengahan tahun ini telah dialihkan ke Tizen.

Sehari setelah kunjungannya ke markas Samsung (hari ini), Mark Zuckerberg juga menyempatkan diri mengunjungi pabrik utama Samsung di Suwon, Seoul selatan, untuk mempelajari proses pembuatan smartphone dan TV. Dia juga bertemu dengan sekitar 40 pejabat eksekutif Samsung di lapangan yang mengurusi pembuatan TV dan smartphone untuk membahas hal-hal tertentu untuk realisasi kerja sama yang lebih kongkrit. Selain itu, Mark juga mengunjungi Samsung Innovation Museum (SIM) yang dibuka April lalu untuk melihat ke dalam sejarah inovasi Samsung.

Samsung sendiri tidak memberikan komentar resmi tentang rincian kegiatan Mark Zuckerberg di markas mereka maupun isi pembicaraan yang dibahas kedua pimpinan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar