Rabu, 24 September 2014

Mantan engineer Apple bantu Samsung ciptakan 3D UI yang revolusioner untuk Tizen


Awal bulan ini US Patent & Trademark Office menerbitkan permohonan paten dari Samsung yang mengungkapkan penemuan keempat mereka mengenai pengembangan kemungkinan 3D user interface (UI) untuk smartphone hingga peralatan rumah tangga. Visi Samsung untuk 3D UI ini ditujukan untuk versi OS Tizen masa depan mereka, termasuk smartphone generasi berikutnya.

Pengembangan 3D UI untuk Tizen ini mencerminkan rencana besar Samsung bahwa untuk melawan sistem operasi (OS) yang sudah matang seperti Google Android dan Apple iOS, mereka membutuhkan produk yang berbeda dan revolusioner. Jadi walaupun versi 3D dari Tizen ini belum siap untuk sementara waktu, namun berita ini menunjukkan bahwa Samsung mungkin memiliki roadmap yang lebih besar untuk Tizen daripada yang dipikirkan banyak orang.

Menariknya, salah satu engineer terkemuka di belakang proyek ini tidak lain adalah Michael Rosenblatt yang bekerja di Apple pada beberapa penemuan terbaik yang pernah dimiliki oleh Apple.

Seperti diketahui, Michael Rosenblatt berada di balik sejumlah besar paten Apple iWallet yang baru-baru ini diubah menjadi "Apple Pay." Dia juga bekerja pada proyek-proyek mulai dari induksi elektromagnetik untuk teknologi deteksi tatapan dan masih banyak lagi yang lain. Apakah Rosenblatt sekarang bertindak sebagai konsultan untuk Samsung atau staf teknik mereka belum ada konfirmasi resminya.

Kembali ke 3D UI untuk Tizen, ini merupakan kombinasi smartphone untuk masa depan dengan layar fleksibel atau layar yang bisa dilipat. Menurut Patenly Mobile, 3D UI yang canggih ini bisa membantu Samsung untuk keluar dari Android dengan kecepatan inovasi yang tinggi.

Sekilas 3D UI yang dipatenkan oleh Samsung

Berdasarkn paten Gambar FIG. 3 di bawah ini kita bisa melihat tampilan isometrik dari 3D UI yang suatu hari akan diterapkan untuk berbagai perangkat masa depan Samsung, seperti smartphone, tablet, wearable, peralatan rumah tangga, TV, sistem infotainment di dalam kendaraan (IVI) hingga sistem navigasi telematika, dan PC seperti notebook dan desktop bersama dengan server bisnis.


Sumbu A Z No. 208 (ditampilkan pojok kanan atas) didefinisikan sebagai tegak lurus dari kedua sumbu X dan sumbu Y. Sumbu Z 208 dapat memperpanjang dari tampilan No. 202 di atas atau di bawah layar. Layar dapat menggambarkan obyek No. 210 termasuk representasi yang dapat terlihat dari aplikasi, folder, ikon aplikasi, widget, window, tombol perintah, animasi gambar, notifikasi, kontak, foto, album musik, teks, home screen atau layar tambahan, menu, atau kombinasi keduanya.

Samsung menjelaskan bahwa tampilan 3D dapat diaktifkan untuk posisi objek di atas layar sepanjang sumbu Z setelah pengguna menekan No. 302 pada penekanan switch yang tercata sebagai No. 304 dalam gambar di atas. Samsung juga menjelaskan bahwa pengguna secara alternatif bisa menekan salah satu sensor belakang seperti sensor akustik No. 306, sensor kapasitif No. 307 atau bahkan kombinasi dari keduanya.

Samsung menjelaskan bahwa setelah penggunaan 3D UI, setiap kali pengguna mengangkat telepon dalam gerakan berayun ke atas, aplikasi atau ikon yang ada pada layar akan terlihat melompat dari atas layar dan tinggal udara sampai pengguna kembali mengayunkan perangkat mereka ke bawah saat ikon dan aplikasi akan jatuh kembali menjadi statis pada layar.

Samsung mengatakan bahwa "the objects (No. 210) will appear to fall as if relative gravity were pulling them back onto the display. The objects can also appear to fall as if relative gravity were pulling them back onto the display when a downward swing is applied to the device." Itu akan mengembalikan layar perangkat untuk kembali menjadi mode dua dimensi.

3D UI juga dapat mempengaruhi penggunaan notifikasi bahwa mereka bisa muncul di layar dan pada saat yang sama akan mengaburkan apa pun yang ada dibawahnya.

Paten Samsung dalam gambar FIG. 8 di bawah ini menyajikan aliran kontrol dari sistem elektronik untuk penyesuaian ketinggian secara dinamis.


Samsung mengajukan permohonan paten ini di Amerika Serikat pada Q1 2013 kemarin. Dan seperti yang Anda tahu, salah satu fitur terbaru dari Tizen 3.0 adalah dukungan 3D UI framework dan dynamic animation library, dimana para pengembang aplikasi bisa memanfaatkan 3D rendering engine untuk membuat obyek 2D dan 3D dalam dunia 3D.


Dan dari penelusuran kita terhadap paten terbaru Samsung, ada cukup banyak mengenai penerapan konsep 3D UI untuk perangkat mereka selain paten yang sudah dijelaskan diatas, termasuk yang menggunakan layar fleksibel dan bisa dilipat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar