Rabu, 02 Juli 2014

Tizen IVI 3.0 diumumkan di Tokyo: 64bit kernel, HTML5 cross-platform, enterprise-ready, UHD 4K dan Wayland


Automotive Grade Linux (AGL), sebuah proyek kolaborasi open source untuk mengembangkan software stack common berbasis Linux untuk connected car, telah mengumumkan platform referensi Tizen IVI 3.0 saat berlangsungnya acara Automotive Linux Summit 2014 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang, antara tanggal 1-2 Juli 2014.

Sebagai salah satu pembicara kunci, Mark Skarpness, Director of System Engineering di Intel Open Source Technology Center menggambarkan status dan pengembangan dari proyek Tizen IVI. Menurut Mark Skarpness, "upstream first" sangat penting dalam proyek-proyek open source, seperti Tizen IVI dan AGL.



Versi terbaru untuk bulan Juli 2014 adalah Tizen IVI 3.0 yang telah menjadi platform referensi AGL dan juga GENIVI Alliance. Tizen IVI 3.0 mempermudah penggunaan aplikasi berbasis HTML5 mudah. Engine Runtime menggunakan Crosswalk, rendering engine open source berbasis Blink yang dikembangkan oleh Intel. Penggunaan kernel 64-bit berarti tidak ada lagi batasan memori seperti 32-bit, dan juga mendukung konten generasi berikutnya konten, seperti konten UHD 4K. Display Manager menggunakan Wayland untuk penggunaan multi-display yang lebih fleksibel.


Sementara Tizen IVI 3.0 terus dipoles, ada perubahan dalam pengembangan proyek Tizen secara umum baru-baru ini. Di masa depan, platform Tizen Common 3.0 akan menjadi bagian umum dari pengembangan untuk profile Tizen Mobile dan Tizen IVI, serta profile lainnya yang muncul di masa depan.


Sementara Matt Jones, Senior Technical Specialist di Jaguar Land Rover dan Vice Presiden dari GENIVI Alliance, menjelaskan tingkat efektivitas di AGL. Mulai dari investasi sebesar $1 melalui AGL hingga bisa menghasilkan nilai puluhan dolar.



Matt Jones menjelaskan bahwa perusahaannya bersama Intel melalui AGL telah bekerja sama untuk mengembangkan Tizen IVI 3.0 sebagai platform referensi untuk sistem informasi di dalam kendaraan. Dalam pengembangan software ini, sejumlah perusahaan juga ikut berpartisipasi, seperti Denso, Toyota Motor Corp dan Nissan Motor Co, Ltd.


Via MONOist (ITmedia)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar