Rabu, 16 Juli 2014

Samsung bekerjasama dengan Under Armour untuk melawan kolaborasi Apple-Nike di pasar wearable


Samsung Electronics diharapkan akan bekerjasama dengan pembuat pakaian dan aksesoris olahraga Under Armour yang berbasis di Amerika Serikat. Langkah ini adalah salah satu upaya Samsung untuk memperluas kehadiran mereka di pasar perangkat wearable global.

Prospek ini datang setelah sebagai Lee Jay-yong (Jay Lee), Vice Chairman dan pewaris de facto dari Samsung Group, dilaporkan telah bertemu dengan Kelvin Plank, pendiri dan CEO Under Armour di Korea awal bulan ini. Dalam pertemuan tersebut, mereka telah dilaporkan membahas cara melawan dampak dari kolaborasi antara Apple dan Nike di sektor perangkat wearable.

Spekulasi ini semakin menguat setelah Jay Lee diketahui mengenakan kaos Under Armour selama kunjungannya ke Allen & Company Sun Valley Conference yang digelar pekan lalu di negara bagian Idaho.

Apple dan Nike telah melakukan upaya untuk mencari konvergensi antara pakaian olahraga dan perangkat pintar sejak 2006 dengan meluncurkan Nike + iPod Sport Kit, yang hadir dengan sensor nirkabel untuk diintegrasikan ke dalam sepatu untuk mengirim data waktu, jarak, kecepatan dan kalori yang terbakar untuk produk-produk Apple.

Pada tahun 2012, Nike merilis FuelBand, perangkat wearable yang hanya menghubungkan dengan produk Apple. Pengamat industri mengatakan Nike akhirnya akan mengurangi bisnis wearable untuk fokus pada perangkat wearable pertama buat Apple yang direncanakan akan dirilis akhir tahun ini, yang kemungkinan disebut "iWatch."

Sementara Apple belum merilis perangkat wearable pertama, Samsung telah terjun ke pasar baru ini sejak September tahun lalu dengan smartwatch Galaxy Gear. Tahun ini, mereka meluncurkan Gear Fit serta Samsung Gear 2 dan Gear 2 Neo yang berbasis OS Tizen.

Samsung diperkirakan telah mengambil 71 persen dari pasar wearable global pada kuartal pertama tahun ini dengan pengiriman sekitar 500.000 unit. Dominasi Samsung, bagaimanapun, diperkirakan akan terancam oleh Apple yang berencana meluncurkan perangkat wearable pertama mereka pada bulan Oktober tahun ini.

Menurut pengamat industri, pasar global untuk perangkat wearable diantisipasi untuk mencapai US$ 6 miliar pada 2016. Pasar wearable telah menjadi salah satu yang paling difokuskan pada beberapa sektor dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena pertumbuhan industri smartphone yang telah melambat karena kejenuhan pasar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar