Selasa, 22 Juli 2014

Samsung ajukan sertifikat keamanan dan anti penyadapan kepada Biro Keamanan Federal Rusia untuk OS Tizen


Samsung berencana akan mengajukan permohonan sertifikat keamanan kepada FSTEC (Federal Service for Technical and Export Control), yang akan menjamin perlindungan untuk sistem operasi (OS) Tizen dari penyadapan dan kebocoran data sesuai standar pertahanan dan militer Rusia. Dengan adanya sertifikat ini, diharapkan OS Tizen akan dinilai sebagai sistem yang aman, sehingga bisa memenuhi permintaan di sektor publik dan perusahaan besar di Rusia.

Di Rusia, otoritas negara khawatir tentang penyadapan lewat perangkat mobile, dan Samsung bekerja untuk bisa mendapatkan sertifikasi yang diperlukan untuk melindungi perangkat Tizen untuk penggunaan di instansi pemerintah Rusia. "Kita sekarang dalam proses mendapatkan sertifikasi tersebut," kata kepala Samsung Mobile Rusia Arkadiy Graf.

SMP-ATLAS/2
Vladimir Gutenev, Deputy of the State Duma, pada April 2014 yang lalu telah menyiapkan RUU yang mengharuskan semua birokrat pemerintah, deputi, perwakilan perusahaan dan korporasi negara, dan para pejabat militer untuk hanya menggunakan ponsel bersertifikat yang telah lulus inspeksi software. Dan Samsung telah melihat pasar Rusia cukup besar dan menarik sehingga mencoba untuk menjadi perusahaan pertama yang mendapatkan sertifikasi itu buat Tizen, kata Gutenev. Menurut Gutenev, sertifikat keamanan akan dikeluarkan melalui "organisasi yang berwenang, yang meliputi perwakilan dari FSB dan struktur lainnya."

Di Rusia ada sertifikat software khusus melalui FSTEC (Federal Service for Technical and Export Control) dan FSB (Federal Security Service of the Russian Federation), tapi sejauh ini belum ada contoh sertifikasi untuk OS mobile, kata Alexei Lukatskii, konsultan keamanan di Cisco.

Sampai saat ini, hanya satu perangkat yang telah menerima sertifikat keamanan FSB, yaitu smartphone SMP-ATLAS/2 buatan perusahaan Rusia "Atlas" yang dijual seharga 100 ribu rubel. Lukatskii mengatakan bahwa smartphone ini kurang begitu diminati. Mungkin situasi akan berubah melalui Samsung Z, smartphone Tizen pertama yang rencananya akan meluncur pertama kali di Rusia.

Berikut ini video iklan Samsung Z versi Rusia.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar