Jumat, 06 Juni 2014

Samsung adalah kontributor terbesar kedua untuk WebKit, Blink dan Servo


Ketika Google memforking WebKit buat Blink pada bulan April 2013, WebKit memiliki total 1,8 juta baris C++, 2.500 komit per bulan dan merupakan browser engine yang paling populer saat itu. Pada perangkat mobile, WebKit mendukung 3 browser teratas (Apple Safari, Google Chrome, Android Browser), menguasai sebagian besar pengguna browser mobile.

Baik WebKit dan Blink lebih dari sekedar mesin peramban atau browser engine - WebKit misalnya, berisi javascript engine (JSC) kelas atas dan dua lapisan aplikasi (Webkit1, WebKit2) yang tidak ada di Blink. Proyek-proyek dengan cepat kemudian menjadi saling terpisah satu sama lain karena perbedaan resource dan prioritas.

Berdasarkan data dari browserg, Google dan Apple secara nyata adalah kontributor terbesar untuk Blink dan WebKit (perhatikan grafik dibawah). Samsung adalah kontributor terbesar kedua untuk kedua proyek ini meskipun dua kali lebih banyak patch mendarat di Blink. Opera dan Igalia adalah kontributor terbesar ketiga, terutama masing-masing untuk Blink dan Webkit.


Selain WebKit dan Blink, Samsung juga bekerjasama dengan Mozilla untuk membangun engine browser web baru untuk hardware generasi baru, yaitu perangkat mobile dengan prosesor multi-core dan GPU berkinerja tinggi yang disebut Servo. Kontribusi Samsung disini dalam hal porting ke prosesor berjenis ARM. Uniknya, tahun ini Servo berambisi untuk mengalahkan kinerja engine browser yang telah ada seperti Gecko, WebKit, Blink, Trident dan lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar