Jumat, 23 Mei 2014

Samsung Software Conference 2014 dibuka, fokus pada TIZEN dan IoT


Samsung Software Conference 2014 hari ini dibuka di Samsung Digital City, Gyeonggi-do, Suwon, Korea Selatan. Acara tahunan yang berlangsung selama 3 hari ini, 20-22 Mei, diadakan sebagai upaya untuk memperkuat daya saing software perusahaan dan berbagi tren terbaru serta teknologi inovatif yang terkait dengan industri teknologi informasi (IT). Topik utama untuk konferensi tahun ini termasuk keamanan, Sistem Operasi TIZEN, Internet of Things (IoT) dan Big Data.

Dr. Jong-Deok Choi (JD Choi), Wakil Presiden Eksekutif (VP) dari Samsung Electronics Software R&D Center (SWC) dan co-Chair dari TIZEN Technical Steering Group (TSG) menjadi pembicara utama dan sekaligus membuka konferensi yang dihadiri oleh sekitar 3000 karyawan Samsung yang bekerja di software dari seluruh dunia.

"Akhir-akhir ini software, desain, dan layanan menjadi unsur yang sangat penting bagi perusahaan untuk berada di depan persaingan. Kami akan mengadakan konferensi dan kesempatan lain untuk berbagi ide-ide kreatif," katanya VP Choi dalam sambutannya.

Samsung Electronics telah menetapkan untuk memperkuat kemampuan software-nya, didasarkan pada kesadaran bahwa mereka tidak akan bisa mempertahankan posisi kepemimpinannya di hardware tanpa usaha bersama untuk meningkatkan daya saing juga di bidang software.


Samsung Software Conference diadakan pertama kali pada tahun 2012 sejak Samsung menyatakan ingin fokus menjadi perusahaan software. Di acara ini, Direktur pengembangan software Samsung juga merinci sertifikasi "Software Architect" yang mereka yang terbaik dan terpilih. Setelah kursus pelatihan dan diseleksi selama 6 bulan dari 100 orang yang berpartisipasi di final melalui melalui program software architect, kemudian akan ditempatkan untuk semua proyek pengembangan software masa depan serta bertanggung jawab untuk bagian teknis.

Pada bulan September tahun lalu, Samsung juga telah berinvestasi dengan membentuk SofTech (Software Institute of Soft Technology) untuk ekspansi dan pengembangan sumber daya manusia menjadi tenaga kerja software yang terampil. Dikombinasikan dengan Software Center yang didirikan pada tahun 2011 dan Device Solutions Center yang dibuka baru-baru ini, lembaga baru ini akan memainkan peran penting dalam membesarkan kemampuan software perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar