Sabtu, 12 April 2014

Syarat-syarat aplikasi untuk Samsung Gear agar dapat persetujuan sertifikasi


Daftar berikut ini telah disiapkan untuk pengembang yang berniat untuk mengirimkan aplikasi mereka untuk wearable device berdasarkan OS TIZEN ke toko aplikasi Samsung. Sebelum mengirimkan aplikasi, disarankan untuk memeriksa daftar dibawah ini untuk menghemat waktu dalam persetujuan sertifikasi.

1. Informasi Dasar
  1. Icon, Screenshot, Description dan Tag harus konsisten dengan konten aplikasi dan mematuhi semua tingkatan rating usia.
  2. Default Application Title dan Description harus ditulis dalam bahasa Inggris jika 2 atau lebih negara yang dipilih untuk negara penjualan.

2. Instalasi & Eksekusi
  1. Aplikasi harus diinstal dan dijalankan pada perangkat yang ditargetkan tanpa masalah.
  2. Ketika datang ke jenis Linked (Master-Follower), link download untuk aplikasi Master harus disediakan pada Host Device. Ini berlaku untuk kasus ketika aplikasi Follower diinstal pada Wearable Device tapi aplikasi Master tidak diinstal pada Host Device.
  3. Aplikasi yang diinstal pada wearable device harus bisa di-uninstall oleh Application Manager dan Gear Manager pada Host Device.

3. Fungsionalitas
  1. Adapun untuk jenis Linked (Master-Follower), aplikasi Master dan aplikasi Follower harus terhubung secara fungsional satu sama lain.
  2. Aplikasi harus pergi ke Sleep mode jika waktu Backlight berakhir.

4. Konsep Wearable Device
  1. Gesture dari wearable device (misalnya Wake-up Gesture) harus menjadi prioritas ketika Gesture tumpang tindih dengan motion aplikasi tersebut.
  2. Ketika notifikasi terjadi, itu harus mengakomodasi semua pengaturan pengguna pada wearable device.
    1. Notification Option (Sound/Vibrate/Mute) pada wearable device harus menjadi prioritas.
    2. Jika pengguna bisa menyesuaikan Notification Option di aplikasi Master pada Host Device, notifikasi mengikuti pengaturan dari aplikasi Master.

5. Review Konten
  1. Aplikasi tidak boleh mengandung merek Samsung dalam Judul, Icon atau Konten aplikasi.
  2. Konten tidak boleh berisi hal-hal bernada seksual (lisan atau grafis).
    1. Ekspresi langsung/tidak langsung dari perilaku seksual yang eksplisit.
    2. Menggambarkan alat kelamin laki-laki atau perempuan.
  3. Konten tidak boleh berisi presentasi realistis tentang kekerasan yang bisa memicu kejahatan penirunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar