Selasa, 29 April 2014

Strategi Samsung dalam membangun ekosistem mobile sendiri mulai berbuah


Upaya tak kenal lelah Samsung untuk membangun ekosisem konten dan layanan mobile-nya sendiri di atas kepemimpinannya di pasar perangkat mobile mulai berbuah, terutama dalam dukungan yang luas untuk sistem operasi yang berbeda dan solusi pembayaran mobile. Hal ini terungkap dalam laporan terbaru dari firma analis Strategy Analytics dalam seri untuk menilai strategi konten dan layanan dari OEM handset terkemuka.

Samsung telah berhasil meluncurkan serangkaian layanan eksklusif untuk perangkat mereka sendiri, terutama smartphone dan tablet unggulan yang masuk dalam seri Galaxy, dalam upaya yang jelas untuk membangun sebuah ekosistem yang mandiri, meski beberapa blok bangunan ekosistem ini masih belum tercakup dengan baik.

"Kami terkesan dengan kecepatan yang diperlihatkan oleh Samsung dalam meluncurkan layanan yang menyediakan konsumen Galaxy dengan alternatif untuk penawaran bawaan dari Google. Layanan di atas portofolio perangkat Samsung yang kuat mulai dari wearable hingga Smart TV dirancang untuk menyediakan konsumen dengan ekosistem yang lengkap. Meskipun ini masih dalam tahap awal beberapa layanan masih lebih lemah dari yang ditawarkan oleh Google, yang biasanya pra-instal pada perangkat yang sama, namun Samsung memiliki beberapa kelebihan, seperti solusi pembayaran mobile," kata David MacQueen, Direktur Eksekutif untuk Aplikasi dan Media. "Upaya Samsung mungkin telah memberikan kasus referensi berharga bagi OEM Android lainnya yang bertujuan untuk membedakan. Namun saya menduga tidak terlalu banyak OEM dapat menyalin strategi Samsung, karena menuntut komitmen jangka panjang dan dukungan keuangan yang kuat."

Konten dan layanan Samsung akan berada dalam posisi yang lebih kuat jika aset utama bisa diselaraskan dengan lebih baik dan beberapa kesenjangan diisi. Menurut Wei Shi, Analis Strategi Media Nirkabel, "Area berikutnya yang Samsung mungkin akan melihat untuk diperkuat harus aset yang berhubungan dengan kesadaran kontekstual, misalnya yang sekarang mengandalkan mitra untuk menyediakan konteks sosial dan platform lokasi. Peningkatan posisi di area-area ini akan tidak hanya memberikan pengalaman konsumen yang lebih baik, tetapi juga membantu Samsung untuk memahami perilaku konsumen dengan lebih baik."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar