Senin, 21 April 2014

Samsung Innovation Museum dibuka, inovasi elektronik masa lalu, sekarang dan masa depan ada didalamnya


Samsung Electronics hari ini membuka Samsung Innovation Museum(S/I/M) yang didedikasikan untuk menjelajahi masa lalu, sekarang dan masa depan dari industri elektronik, yang terletak di Samsung Digital City di Suwon, Korea Selatan. Pengunjung museum dapat mengalami sejarah elektronik yang kaya mulai dari kreasi awal listrik oleh Michael Faraday, Thomas Edison dan Graham Bell, serta sekilas ke masa depan untuk belajar tentang inovasi yang akan datang.

"Samsung Innovation Museum menyatukan beberapa karya sejarah sebenarnya dari inovasi elektronik. Penemuan ini meletakkan dasar teknologi yang memungkinkan kita untuk mengembangkan dan memperbaiki produk yang meningkatkan kehidupan hari ini," kata Kwon Oh-hyun, vice chairman dan CEO Samsung Electronics pada pembukaan resminya hari ini. "Museum ini memberikan pengunjung kesempatan untuk melihat di mana kami telah datang dari dan juga melihat di mana Samsung menarik inspirasi dari untuk terus menciptakan kategori yang mendefinisikan suatu produk."

Museum lima lantai seluas 10.950 m2 ini dibagi menjadi tiga ruang pameran untuk menandai masa lalu, sekarang dan masa depan industri elektronik. Dalam Hall 1 dan 2, pengunjung dapat belajar tentang lebih dari 150 benda-benda bersejarah sementara Hall 3 memamerkan inovasi saat ini dan masa depan. Setiap ruang memiliki informasi tentang masing-masing produk serta video khusus yang diciptakan untuk memberikan konteks tambahan.


Exhibition Hall 1: The Age of Inventors

Exhibition Hall 1 bercerita tentang awal mula industri elektronik antara abad 18 dan 20. Pameran ini menampilkan beberapa penemuan paling inovatif dan bersejarah oleh Michael Faraday, Thomas Edison dan Graham Bell. Aula dibagi menjadi lima area: penemuan listrik, pencahayaan, telekomunikasi, peralatan rumah tangga dan radio. Setiap area secara terpisah ditempatkan dalam atap berbentuk kerucut yang menggantung dari langit-langit.

Pengunjung dapat menonton video yang memperkenalkan bagaimana lima penemuan bersejarah ini meningkatkan kehidupan kita dari layar dalam kerucut . Aula juga menggambarkan sejarah perusahaan secara rinci yang menjadi pelopor dalam industri: Siemens (didirikan tahun 1847); AT&T (1885); Philips (1891); GE (1892); dan NEC (1899).


Exhibition Hall 2: The Age of Industry Innovation

Aula ini terdiri dari tiga zona yang memberikan wawasan tentang pilar utama yang mendukung industri elektronik: Semikonduktor, Layar dan Mobile. Munculnya semikonduktor memungkinkan pengolahan informasi berkecepatan tinggi dan pengembangan layar dan komunikasi mobile terus berkontribusi untuk membuat informasi yang dapat diakses dan di mana-mana.

Pengunjung dapat belajar tentang landmark teknologi seperti penemuan transistor, pengembangan sirkuit terpadu, sejarah semikonduktor, dan evolusi teknologi layar. Zona Mobile menampilkan ponsel pertama di dunia serta smartphone pertama di dunia. Ada juga contoh bagaimana inovasi Samsung dalam telekomunikasi telah menguntungkan orang-orang di seluruh dunia seperti saat Samsung membuat ponsel proyektor GT - i7410 dengan mendorong pesan dan klip video untuk meningkatkan moral dari 33 penambang Chili yang terperangkap di bawah tanah selama 69 hari di 2010.

Terletak di Hall 2 bersama produk Samsung adalah yang dibuat oleh perusahaan terkemuka lainnya yang telah memajukan masyarakat modern seperti Intel, Sony, Sharp, Nokia dan Motorola.

Ada juga lab S/I/M di mana anak-anak dapat belajar bagaimana semikonduktor, layar dan komunikasi mobile.


Exhibition Hall 3: The Age of Creation

Hall terakhir menampilkan visi Samsung Electronics untuk masa depan dan juga menampilkan teknologi yang paling canggih. Ruang ini dibagi menjadi tiga bidang: S/I/M Theater, Product Gallery dan Nanum Gallery Samsung. S/I/M Theater menampilkan layar panorama UHD 180 derajat di mana pengunjung dapat belajar tentang komitmen Samsung untuk inovasi dan membangun masa depan yang lebih baik.

Product Gallery mengeksplorasi masa depan masyarakat dimana Samsung membayangkan melalui inovasi terkemuka, mulai dari solusi B2B dengan produk kelas dunia terbaru seperti TV melengkung dan Smart layanan Home. Zona B2B dibagi menjadi tujuh bagian: Retail, Healthcare, Hospitality, Government, Finance, Enterprise Mobility dan Education. Setiap bagian B2B menampilkan berbagai produk dan solusi B2B dari Samsung dimana pengunjung dapat berinteraksi dengannya dan mengalami pengalaman tangan pertama.

Nanum Gallery menampilkan souvenir dan proyek kontribusi sosial Samsung. Penerimaan dari galeri akan langsung mendukung dan mendanai berlangsungnya kegiatan kontribusi sosial.


Samsung History Hall

Terletak di lantai pertama dari S/I/M adalah Samsung History Hall yang berbicara khusus tentang filosofi perusahaan dan sejarah inovasi Samsung. Pengunjung dapat belajar tentang awal dari perusahaan, tantangan yang telah diatasi, dan "Manajemen Baru" etos perusahaan yang berhasil mengubah perusahaan dan, dengan perluasan, industri elektronik.

Samsung Innovation Museum akan dibuka pukul 10:00-06:00 waktu setempat, Senin sampai Sabtu. Pengunjung pada hari kerja harus membuat reservasi di muka di samsunginnovationmuseum.com tetapi tidak perlu untuk membuat reservasi untuk kunjungan di hari Sabtu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar