Minggu, 20 April 2014

Kebakaran terjadi di pusat data Samsung SDS


Ini bukan bagian dari pengambilan gambar untuk sekuel film bencana 'The Tower,' tapi api memang telah membakar salah satu data center milik Samsung SDS (삼성SDS), sebuah perusahaan IT yang mengelola server untuk afiliasi dari Samsung Group, yang memaksa Samsung untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi data. Beberapa layanan Samsung seperti toko aplikasi Samsung Apps untuk perangkat mobile dan Smart Hub untuk Smart TV dilaporkan mengalami gangguan selama beberapa saat.

Menurut seorang pejabat dari Gwacheon Fire Station, yang menangani kobaran api ini, api mulai terlihat pukul 12:25 waktu setempat di pusat data yang berlokasi di Gwacheon, Seoul selatan, dan terus membakar bagian luar gedung 10 lantai ini selama berjam-jam.

Tidak ada korban yang dilaporkan kecuali satu karyawan subkontraktor yang menderita cedera ringan yang disebabkan oleh puing-puing, kata pejabat stasiun pemadam kebakaran ini. Cedera ini tidak mengancam jiwa dan karyawan menerima perawatan di Hallym University Medical Center di Pyeongchon, dekat Gwacheon.

Penyebab kebakaran belum ditentukan sejak dari kemarin, tapi salah satu laporan media mengatakan bahwa api berasal dari sebuah generator listrik di lantai tiga. Samsung SDS tidak mengkonfirmasi laporan itu, dan tidak ada tindakan kriminalitas yang dicurigai.

Pihak perusahaan percaya api tidak sampai menyentuh ruang data, walaupun begitu telah dilakukan beberapa tindakan penyelamatan mulai back up data yang ada di Gwacheon ke lokasi lain milik Samsung SDS. Menurut seorang pejabat di Samsung SDS, proses pemindahan data itu telah menyebabkan beberapa gangguan di website Samsung Card.


Samsung SDS saat ini memiliki tiga data center lainnya di seluruh Korea, dan pejabat dari Samsung SDS itu mengatakan kalau semua informasi telah memiliki beberapa backup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar