Senin, 31 Maret 2014

Pemerintah Korea kembangkan teknologi keamanan untuk HTML5 sebagai standar internasional


Pemerintah Korea yang ingin memperluas penggunaan HTML5 sebagai platform software utama di negaranya terus maju dengan mengembangkan teknologi yang dapat meningkatkan keamanan untuk HTML5. Rencananya adalah untuk mendorong teknologi baru ini untuk membuatnya sebagai standar internasional bukan hanya untuk domestik.

Korea Internet & Security Agency (KISA) mengumumkan pada 27 Maret kemarin bahwa mereka akan menjadi ujung tombak sebuah "proyek standarisasi teknologi keamanan HTML5" untuk mengatasi celah pada HTML5 dan standarisasi teknologi keamanan. Dengan kucuran dana 30 juta won (sekitar 323 juta rupiah), proyek ini diharapkan akan selesai pada bulan Desember tahun ini, setelah memilih perusahaan untuk bertanggung jawab atas pengembangan teknologinya bulan depan.

Teknologi HTML5 telah dianggap sebagai alternatif untuk ActiveX sejak keberhasilan pengembangan sertifikat terakreditasi berbasis HTML5 sebagai alternatif. Pemerintah Korea ingin mengamankan kepemimpinan global dalam teknologi ini, sebagai sarana untuk membangun lingkungan Internet yang aman, dengan mengembangkan teknologi keamanan baru.

KISA, melalui proyek ini, akan mengembangkan teknologi seperti penginstalan akses kontrol untuk Cross Origin Resource Sharing (CORS) dan pencegahan untuk Cross Site Scripting (XSS) melalui tag/properti baru HTML5.

Secara khusus, lembaga ini akan mempromosikan teknologi yang akan dibuat menjadi standar nasional melalui Telecommunications Technology Association dan kemudian mengusulkan itu sebagai standar internasional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar