Rabu, 05 Maret 2014

Bagaimana Baidu akan menguasai pasar mobile China lewat TIZEN dan 91 Wireless

CEO Baidu Robin Li

Ketika kita memasuki tahun 2014, Baidu terus memiliki pangsa terbesar dari pasar search engine di China. Perusahaan ini juga berkembang dalam hal pendapatan di sektor mobile dan terus mengembangkan kekuatan bisnisnya. Namun, persaingan di China menjadi semakin ketat, karena pemain baru seperti Qihoo 360 dan Sogou telah memangkas dominasi Baidu dari 78,6% menjadi 63%. Ketika pasar bergeser dengan cepat dari PC ke mobile, Baidu telah menunjukkan baik visi besar mereka maupun konsentrasinya dalam medan pertempuran yang baru ini.

Potensi pertumbuhan pendapatan mobile adalah katalis utama bagi Baidu dalam tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, dan sukses di sana pasti akan menentukan pergerakan saham mereka untuk tahun-tahun mendatang. Selain pencarian mobile, Baidu secara agresif telah terjun ke bisnis baru di sektor mobile dengan mengakuisisi platform distribusi aplikasi mobile, 91 Wireless, dan masuk menjadi anggota Tizen Association untuk berpartisipasi aktif dan turut mempengaruhi arah kebijakan dari pengembangan sistem operasi (OS) TIZEN. Dengan semua strategi ini, dikombinasikan dengan pasar mobile yang masih berkembang pesat di China, kita bisa mengharapkan Baidu untuk juga terus berkembang.

Bagian yang paling menarik dari strategi Baidu dalam bisnis pencarian mobile adalah bahwa itu telah menjadi bagian dari ledakan pasar mobile yang sekarang sedang terjadi di Cina. Menurut Digital Market Asia, "pencarian mobile di China meningkat lebih dari 143% pada tahun 2012." Dengan ledakan pertumbuhan perangkat mobile yang tersambung ke internet (3G atau Wi-Fi), tren ini akan terus tumbuh. Diharapkan pada tahun 2015, jumlah pencarian mobile di China akan melebihi desktop PC...Bahkan, saat ini, dua dari tiga pencarian di Baidu dilakukan pada perangkat mobile - baik smartphone atau tablet."

Dibandingkan dengan pencarian pada PC tradisional, pencarian mobile adalah medan perang yang nyata untuk search engine dalam beberapa tahun ke depan. Di China, lalu lintas pencarian mobile tumbuh 94% selama periode 2012-2013, sementara lalu lintas pencarian PC turun 20% pada periode waktu yang sama. Hal ini sebagian disebabkan oleh tingkat pertumbuhan 100% untuk pengguna smartphone. Popularitas jaringan nirkabel dan peningkatan layanan LTE berkecepatan tinggi juga menjadi faktor utama. Dikombinasikan dengan populasi yang besar, ada banyak ruang untuk perusahaan search engine, seperti Baidu, untuk memperluas bisnis mereka dan menghasilkan pendapatan yang lebih besar. Rumus di sini sangat sederhana. Semakin besar pangsa pasar yang dimiliki, semakin banyak investor yang ingin menempatkan iklan mereka di search engine Anda. "Bisnis memiliki anggaran yang lebih besar untuk menjalankan iklan mereka pada platform Baidu," kata Ricky Lai, seorang analis di Guotai Junan International Holdings Ltd di Hong Kong. Baidu "memperkuat posisi mobile juga membantu dengan lalu lintas."


Berdasarkan dominasi mereka di pasar PC, Baidu telah menjadi salah satu pemimpin dalam transisi di China ke pasar mobile. Seorang pejabat Baidu mengklaim bahwa mereka memiliki lebih dari setengah pangsa pasar mobile. Firma riset, Maxim memperkirakan bahwa Baidu kini telah meraih 57% dari pasar pencarian mobile. Perusahaan riset ini juga berpendapat bahwa Baidu memiliki pangsa yang sangat besar dalam permintaan yang dihasilkan oleh browser (69%) dan pencarian yang dihasilkan oleh aplikasi mobile (75%).

Strategi Baidu adalah berinvestasi ke dalam pengembangan aplikasi mobile yang kuat. Instalasi aplikasi pencarian untuk Baidu naik 50 persen menjadi 330 juta pengguna pada akhir September 2013 dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya. Itu berarti tujuh dari sepuluh pengguna perangkat mobile telah menginstal aplikasi Baidu untuk perangkat mobile mereka.

Katalis lain untuk Baidu adalah diversifikasi di pasar mobile di luar search engine untuk mobile. Akuisisi 91 Wireless sebesar $1,9 miliar telah memberikan Baidu kontrol atas toko aplikasi pihak ketiga yang paling populer di China untuk aplikasi smartphone. Dengan kombinasi 91 Wireless dan toko aplikasi Baidu mobile asisten dan saluran distribusi lainnya, Baidu akan menjadi saluran distribusi aplikasi no.1 di China, dengan mendistribusikan 80 juta aplikasi setiap hari.

Baidu tidak puas dengan status quo. "Kami telah meletakkan sebuah rencana yang jelas untuk mengintegrasikan 91 Wireless. Kami mencari cara untuk memanfaatkan kekuatan distribusi Baidu dan platform 91 Wireless agar mereka bisa melakukan promosi silang untuk masing-masing produk. Kami berharap dapat mengintegrasikan backend dan membawa pengembang berbasis 91 Wireless ke platform cloud Baidu yang terintegrasi," kata CEO Baidu, Robin Li. Akuisisi ini tampaknya hanya menjadi langkah pertama.

Dengan semakin ketatnya Google dalam mengontrol Android, harapan Baidu kini ada pada TIZEN. Menimbang hubungan baik yang telah terjalin antara Baidu dan Samsung Electronics, terutama kerjasama mereka dalam membawa platform cloud Baidu di perangkat Samsung yang beredar di China, Baidu kemungkinan akan membawa smartphone dan tablet TIZEN ke pasar China yang telah dilengkapi dengan toko aplikasi 91 Wireless dan layanan Baidu cloud. Selain Samsung, dua anggota Tizen Association lainnya asal China masing-masing Huawei dan ZTE bisa menjadi mitra hardware buat Baidu.

"Investasi kami di mobile sudah mulai berbuah," kata Jennifer Li, Chief Financial Officer dari Baidu kepada Reuter. "Pendapatan mobile untuk pertama kalinya menyumbang lebih dari 10 persen dari total pendapatan."


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar