Rabu, 19 Februari 2014

Samsung kembali mendominasi pasar Smart TV di Q4 2013


Samsung mempertahankan posisi kepemimpinannya di pasar Smart TV global di tengah musim liburan yang kompetitif pada Q4 2013 dengan penguasaan 26,4 persen. Prestasi ini sangat penting karena hampir semua vendor TV saat ini dengan cepat telah menyebarkan kemampuan Smart TV untuk bisa mendapatkan harga jual rata-rata yang lebih tinggi (average selling prices/ASP).

Menurut laporan dari Strategy Analytics Connected Home Devices (CHD) service lewat riset berjudul "Smart TV Market Share Report Q4 2013," pesaing terdekat Samsung, yaitu LG, mencatat pangsa pasar 14,4 persen dari pengiriman Smart TV global. Sementara Sony yang berhasil mengapalkan unit Flat Panel TV (FPTV) sedikit lebih banyak dari LG, telah berupaya agresif untuk menambah kemampuan Smart TV di hampir semua model yang mereka tawarkan saat ini, sehingga membantu Sony menguasai 14,3 persen lainnya dari pasar Smart TV dunia.


David Watkins, Direktur Connected Home Devices di Strategy Analytics, mengatakan: "Karena Smart TV telah menjadi fitur yang lebih standar dalam TV, ditentukan baik oleh keinginan vendor untuk meningkatkan ASP dan keinginan konsumen untuk menjamin masa depan pembelian besar mereka, pangsa pasar Smart TV akan mulai lebih dekat menyerupai pasar FPTV secara keseluruhan. Kita melihat fluktuasi ini memilah sendiri di antara vendor Jepang yang datang ke segmen ini sejak awal dan vendor Cina yang berkembang pesat seperti TCL."

Eric Smith, Analis Connected Home Devices di Strategy Analytics, menambahkan: "Samsung dan LG telah melakukan dengan baik dalam hal menumbuhkan pangsa pasar FPTV mereka secara keseluruhan sementara juga menyegarkan line-up produk mereka dengan nilai tambah yang lebih tinggi seperti Smart TV yang telah memperlambat penurunan ASP di dua perusahaan tersebut. Bukan kebetulan, kedua perusahaan menyaksikan lonjakan pangsa pasar Smart TV pada periode yang sama."

Strategy Analytics mendefinisikan Smart TV sebagai bagian dari FPTVs Connected yang memiliki akses internet yang luas dan mencakup fungsi pintar yang lebih maju. Baik Samsung dan LG mengandalkan sistem operasi (OS) berbasis Linux dengan dukungan aplikasi pihak ketiga berbasis HTML5. Di tahun 2014, Samsung akan mengupgrade OS untuk Smart TV mereka ke TIZEN, sementara LG ke webOS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar