Rabu, 26 Februari 2014

Samsung akan meluncurkan SDK untuk pengembangan aplikasi buat smartwatch TIZEN


Samsung Electronics pada Selasa dini hari kemarin meluncurkan wearable device terbarunya, yaitu smartwatch Gear 2 dan Gear 2 Neo. Perusahaan akan mengandalkan dua produk berbasis sistem operasi TIZEN ini untuk mulai membangun posisi yang kuat di pasar wearable.

Sebagai bagian dari pengumuman Gear 2 dan Gear 2 Neo, Samsung mengatakan akan segera meluncurkan Software Development Kit (SDK) untuk pengembang agar mereka bisa membuat aplikasi buat smartwatch TIZEN ini. Di Galaxy Gear 1 yang berbasis Android, semua aplikasi dibuat secara tertutup antara Samsung dengan pengembang yang diajak kerjasama.

"Itulah keuntungan nyata dari Gear 2 dibandingkan Gear 1 - yang sekarang SDK nya terbuka," kata Shoneel Kolhatkar, direktur senior perencanaan produk di Samsung Telecommunications America. "Biasanya, inovasi berasal dari pengembang."

Gear 2 akan memulai dengan sekitar 100 aplikasi secara global, dengan batch pertama dikuratori oleh Samsung. Perusahaan mengharapkan banyak pengembang lain untuk merilis aplikasi mereka buat Gear 2 dalam beberapa bulan ke depan. Samsung akan mengadakan acara Samsung Developer Day untuk pengembang pada 26 Februari waktu setempat di Mobile World Congress (MWC) 2014 yang kemungkinan akan ada pembahsan untuk perangkat tersebut.

Sementara itu, kompatibilitas dari Gear 2 dan Gear 2 Neo masih untuk smartphone Samsung saja. Menurut Seshu Madhavapeddy, wakil presiden senior untuk produk dan teknologi di Samsung Telecommunications America, itu karena teknologi smartwatch ini terkait erat dengan hardware di produk Samsung.

"Ada fungsionalitas tertentu yang kita miliki di produk ini dalam hal bagaimana mereka berinteraksi dengan [smartphone] Galaxy dimana kita benar-benar tidak bisa mereplikasinya pada platform yang berbeda," katanya. "Jika Anda menawarkan pada sistem operasi atau platform lain, akan ada fungsi yang berkurang."

Sebagai contoh, interaksi suara dua arah tidak akan berhasil, tidak juga fitur smart relay yang memungkinkan ponsel untuk membuka pesan penuh saat notifikasi tiba di Gear. Gear 2 dan Gear 2 Neo sendiri akan kompatibel dengan 17 perangkat mobile Samsung.

Terkait dengan wearable device lainnya yang diluncurkan Samsung kemarin, yaitu Gear Fit, Seshu Madhavapeddy mengatakan berjalan pada sistem operasi yang lebih sederhana berbasis Real-Time Operating System (RTOS). Seperti yang kita tahu, Samsung Handset Platform (SHP) yang digunakan pada feature phone Samsung dan OS bada yang digunakan pada smartphone Samsung sebelumnya juga berbasis RTOS. Baik SHP dan bada adalah platform proprietary yang tertutup.  


Via CNet


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar