Selasa, 28 Januari 2014

Smartphone TIZEN menjadi salah satu target utama CEO baru KT


Korea Telecom (KT), operator telekomunikasi terbesar kedua di Korea dan salah satu anggota dewan dari Tizen Association, pada 27 Januari kemarin mengadakan rapat umum pemegang saham untuk di kantor pusat penelitian dan penegmbangan (R&D) miliknya untuk mengangkat Hwang Chang-gyu secara resmi sebagai CEO baru KT untuk masa jabatan sampai rapat umum pemegang saham berikutnya tahun 2017.

"Saya sangat bersyukur bahwa saya terpilih sebagai CEO baru di tengah-tengah periode tersebut. Pada saat yang sama saya memiliki rasa tanggung jawab untuk membuat KT menjadi perusahaan komunikasi mobile terbaik," kata CEO Hwang.

CEO Hwang adalah seorang profesor ahli semikonduktor yang sebelumnya memimpin bisnis semikonduktor sebagai presiden di Samsung Electronics. Ia lahir pada tahun 1953 dan merupakan lulusan dari Seoul National University dengan gelar sarjana dan gelar master dalam bidang Teknik Listrik. Ia kemudian pergi ke University of Massachusetts di Amerika Serikat dan lulus dengan gelar Doktor Teknik Listrik.

Bangun aliansi strategis dengan Samsung Electronics

CEO Hwang menekankan bahwa perusahaan baru yang dipimpinya bertujuan untuk pertumbuhan dalam bisnis internasional di tengah konektivitas dalam industri teknologi melalui aliansi strategis. "Tantangan, integrasi dan komunikasi adalah tiga prinsip saya. Kita harus go global untuk mencari keuntungan baru. Saya percaya KT memiliki posisi ideal yang baik untuk mendorong tujuan itu," kata CEO Hwang.

Pejabat Samsung Electronics sendiri mengiyakan bahwa perusahaannya akan meningkatkan kemitraan dengan KT karena hubungan strategis yang dimiliki kedua perusahaan. Di bawah kepemimpinan Hwang Chang-gyu sebelumnya, Samsung secara signifikan bisa memperluas pangsa pasarnya chip memori mereka. "Semua hal akan menjadi lebih baik. Kami memiliki harapan tentang CEO baru KT saat ia telah menunjukkan kemampuannya ketika mengelola bisnis chip kami," kata pejabat Samsung ini.

Hubungan kedua perusahaan sempat mendingin menyusul keputusan KT untuk memperkenalkan Apple iPhone untuk pertama kalinya di Korea pada akhir tahun 2009. Keputusan ini mendorong Samsung untuk berpihak pada saingan KT, SK Telecom hingga menjadi operator terbesar di Korea. "Masa lalu adalah masa lalu. KT akan secara aktif bekerja sama dengan Samsung dalam berbagai bidang bisnis dari pengembangan konten hingga hardware," kata seorang pejabat KT.

Luncurkan LTE Broadcast pertama di dunia bersama Samsung

Samsung Electronics dan KT pada 26 Januari kemarin telah mengumumkan komersialisasi eMBMS (evolved Multimedia Broadcast and Multicast Service) pertama di dunia yang akan tersedia untuk pelanggan LTE dari KT yang menggunakan handset tertentu buatan Samsung (diawali oleh Galaxy Note 3). Samsung telah bermitra dengan KT untuk menyediakan peralatan jaringan eMBMS dan solusi untuk mendukung peluncuran layanan itu. eMBMS adalah teknologi LTE baru yang memungkinkan beberapa pengguna untuk secara bersamaan dan efisien menikmati layanan video berkualitas HD untuk pengalaman konsumsi multimedia yang canggih.

LTE eMBMS pertama di dunia, layanan 'Olleh LTE Play,' didukung oleh solusi peralatan jaringan canggih milik Samsung dan telah disesuaikan dengan jaringan LTE dari KT. Untuk mengakses layanan ini, pengguna harus melakukan upgrade software terlebih dahulu untuk perangkat mereka.

LTE eMBMS dapat melayani sejumlah besar pelanggan secara bersamaan tanpa penundaan atau pemutusan, seperti layanan radio atau DMB (Digital Media Broadcasting). Teknologi ini juga menawarkan kualitas video yang secara signifikan lebih tinggi dari standar DMB, sementara dilain pihak mengurangi kemacetan di jaringan operator, sehingga sangat berguna untuk daerah padat penduduk seperti stadion olahraga atau ruang konser, di mana LTE eMBMS dapat menyediakan akses buat pelanggan ke beberapa kamera siaran di berbagai sudut tanpa penundaan atau pemutusan.

"Dilengkapi dengan layar yang besar, tampilan yang jelas dan kinerja yang kuat, perangkat Samsung Galaxy adalah platform yang ideal untuk solusi teknologi mobile yang inovatif seperti LTE eMBMS," kata Lee Jong-jin, Senior Vice President of Mobile Sales Team untuk Korea di Samsung Electronics. "Komersialisasi teknologi LTE eMBMS melalui solusi jaringan mutakhir kami akan membedakan kita dari yang lain dan membuka jalan bagi kita untuk menawarkan teknologi dan produk LTE terbaru dan yang paling canggih kepada pelanggan kami."

Samsung dan KT akan melakukan kampanye pemasaran bersama dan secara aktif akan mengeksplorasi kemitraan dengan operator mobile global untuk mempromosikan solusi LTE eMBMS termasuk peralatan jaringan dan perangkat. Pada tahap awal, kedua perusahaan telah memamerkan layanan teknologi LTE eMBMS di Mobile World Congress pada bulan Februari 2013.


Bekerjasama dengan Samsung dalam meluncurkan smartphone TIZEN

Selain dalam hal teknologi LTE eMBMS, Samsung dan KT juga akan bekerjasama untuk smartphone baru yang dilengkapi dengan sistem operasi (OS) TIZEN. Kemungkinan smartphone ini akan meluncur pada paruh pertama tahun ini untuk pasar domestik.

Pengembangan smartphone TIZEN ini dianggap penting karena kedua perusahaan berusaha mengurangi ketergantungan pada OS Android dari Google. Keprihatinan ini telah disampaikan oleh KT saat berlangsungnya Tizen Developer Summit Korea (TDSK13) pada bulan November tahun kemarin di Seoul, dengan menyebut Android sebagai platform yang tertutup karena terlalu dikontrol oleh Google.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar