Jumat, 24 Januari 2014

Samsung dan KT bekerjasama dalam pengembangan smartphone TIZEN dan teknologi LTE


Dua anggota Tizen Association, Samsung Electronics dan KT Telecom, operator telekomunikasi terbesar kedua di Korea, akan bekerjasama meluncurkan smartphone TIZEN pertama di Korea pada paruh pertama tahun ini.

Menurut sumber-sumber industri di Korea, Samsung Electronics dan KT bertujuan untuk merilis smartphone TIZEN ini secepatnya pada paruh pertama tahun ini. Mereka saat ini dilaporkan sedang fokus dalam pengembangannya, baik untuk hardware maupun layanan software yang akan disediakan untuk konsumen.

Saat menjadi salah satu pembicara di Tizen Developer Summit Korea (TDSK13) yang berlangsung bulan November tahun kemarin di Seoul, Eung-Ho Lee, Senior Vice President of Telecom & Convergence Group di KT, mengkritik Google yang kini telah membuat Android sebagai sistem operasi (OS) yang tertutup, memiliki karakteristik yang anti sosial sementara mereka bersikeras pada keterbukaan terhadap hal-hal baru. Untuk itu, KT mulai saat itu akan mengalihkan fokus mereka pada proyek TIZEN dari Linux Foundation yang didukung oleh kolaborasi Samsung dan Intel.

KT melihat TIZEN sebagai platform baru yang dengan cepat telah mewarisi percepatan pertumbuhan seperti Android sebelumnya dan memiliki potensi untuk berkembang. Eung-Ho Lee juga berkomentar bahwa mereka sepenuhnya akan mendukung visi dari TIZEN ini. Untuk itu, KT telah bergabung dengan Tizen Association tahun lalu sebagai salah satu anggota dewan.

KT juga sangat peduli pada pengembangan ekosistem HTML5. Pada bulan Agustus 2013, mereka mengumumkan peluncuran "Olleh TV Smart", sebuah layanan IPTV multiscreen generasi berikutnya berbasis HTML5 yang bisa diakses baik melalui set-top box maupun perangkat pengguna seperti PC, smartphone, dan tablet. Pada bulan Februari 2013, KTH, penyedia layanan internet mobile dan platform konten dan aplikasi milik KT, meluncurkan "Golmoo", sebuah layanan prototyping aplikasi mobile berbasis HTML5 untuk pengembang Web.

Smartphone TIZEN ini juga akan menjadi tantangan pertama buat CEO KT yang baru dilantik pada bulan Desember yang lalu, Hwang Chang-gyu, yang sebelumnya menjabat sebagai presiden Samsung Electronics untuk divisi bisnis semikonduktor. KT sebelumnya adalah pendukung dari OS bada dari Samsung untuk pasar domestik.

Selain bekerjasama dalam pengembangan smartphone TIZEN dan layanan software untuk ekosistemnya, Samsung dan KT juga bekerjasama dalam pengembangan teknologi jaringan generasi keempat Long Term Evolution (LTE) untuk pasar domestik.

1 komentar: