Senin, 23 Desember 2013

Samsung: SDC14 akan lebih besar dan lebih menarik


Baru saja selesai diadakan untuk yang pertama kalinya di bulan Oktober kemarin, Samsung Electronics sudah membuka registrasi email untuk pendaftaran Samsung Developer Conference 2014 (SDC14) untuk penyelenggaraan tahun depan. Samsung sepertinya tidak ingin kehilangan momentum yang sudah mereka raih dalam menggaet komunitas pengembang untuk penyelenggaraan acara pertemuan tahunan ini.

SDC14 akan bersaing untuk merebut atensi pengembang aplikasi global dengan acara sejenis yang diadakan oleh beberapa perusahaan teknologi software terkemuka seperti Apple Worldwide Developers Conference (WWDC), Google I/O dan Microsoft Build Developer Conference. Jauh-jauh hari, Samsung mulai minggu kemarin telah membuka pendaftaran via email buat pengembang yang ingin mendapat notifikasi langsung perihal penyelenggaraan untuk tahun depan melalui situs resminya di samsungdevcon.com.

"SDC13 telah menjadi hit," kata seorang pejabat dari Samsung Electronics. "Sekarang kita memiliki yang lebih besar, lebih cepat, lebih kuat, dan tentunya SDC14 direncanakan untuk menjadi acara yang jauh lebih menarik."

Samsung belum mengumumkan tanggal dan tempat pasti untuk SDC14, namun sepertinya tidak akan jauh berbeda dengan penyelenggaraan tahun ini, pada paruh kedua 2014 di San Fransisco. Samsung Developers Conference 2013 (SDC13) diadakan di Hotel Westin St Francis, Union square, San Francisco, California dari tanggal 27-29 Oktober 2013.

Menurut sumber-sumber di korea, Samsung Electronics Media Solution Center (MSC) telah menyiapkan acara ini secara matang untuk beberapa bulan sebelumnya sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan daya saing software mereka buat divisi IT dan Mobile Coomunication (IM) dibawah pimpinan Presiden Shin Jong-kyun (JK Shin) yang sekarang membawahi produk perangkat mobile, komputer personal (PC) dan kamera digital.

Beberapa pengamat industri mengatakan bahwa acara pengembang tahunan ini juga merupakan upaya Samsung Electronics untuk mengurangi ketergantungan terhadap software dari Google. Melalui SDC13, Samsung ingin mengajak komunitas pengembang untuk membuat aplikasi buat perangkat Android Samsung dengan menggunakan Samsung Mobile SDK, bukan Android SDK dari Google. Samsung telah memperkenalkan Samsung Mobile SDK yang berisi berbagai tool untuk memaksimalkan fitur-fitur baru seperti S Pen dan berbagai layanan Samsung yang tergabung dalam Samsung Service Platform (SSP) dan Service API, termasuk ChatON, Group Play, Samsung AdHub, Context Aware dan banyak lagi. Berbagai fitur dan layanan baru terus diperkenalkan oleh Samsung untuk menggantikan fitur dan layanan serupa milik Google, serta menambahkan yang belum ada.

Selain itu, di SDC13 Samsung juga memperkenalkan praktik terbaik untuk mengembangkan aplikasi Smart TV dalam lingkungan multi-screen yang mencakup perangkat mobile, tablet dan TV, berbagai kasus pengembangan cross-platform termasuk HTML5, aplikasi web dan lainnya dan sesi khusus untuk pengembang B2B yang mencakup program Samsung mobile partnership, membangun aplikasi bersertifikat, Knox, Enterprise SDK, dan lainnya.

Dilain pihak, Samsung bekerjasama dengan Intel dan Linux Foundation juga mengadakan acara pertemuan pengembang global seperti Tizen Developer Conference 2013 (TDC13) yang berlangsung pada pertengahan Mei kemarin di San Fransisco dan Tizen Developer Summit Korea 2013 (TDSK13) yang berlangsung pada awal November kemarin di Seoul.

"Samsung terus menaikkan anggaran buat divisi IM untuk tahun fiskal berikutnya, terutama dengan meningkatkan investasi mereka pada TIZEN yang semakin besar dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata seorang sumber industri di Korea.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar