Selasa, 10 Desember 2013

Kejar merek premium, Samsung mulai fokus pada konvergensi dan sinergi perangkat terhubung daripada volume penjualan


Gerakan Samsung Electronics untuk menurunkan ketergantungan pada bisnis smartphone akan mulai dijalankan dalam skala penuh tahun depan. Hal ini berdasarkan analisa bahwa tujuan penjualan smartphone yang ditetapkan secara konservatif untuk tahun depan adalah strategi untuk mempertahankan kestabilan profitabilitas dengan menghindari persaingan harga yang berlebihan. Ini adalah langkah strategis untuk mempertahankan posisi premium untuk peningkatan nilai merek Samsung Electronics dan mempertahankan posisi No.1 di pasar smartphone.

Paska bisnis smartphone, fokus akan ditempatkan pada derivatif smartphone dalam jangka pendek, seperti periferal dan aksesori. Penjualan smartphone kumulatif selama tujuh tahun terakhir adalah 2,89 miliar unit. Permintaan untuk smartphone telah melambat, tetapi permintaan untuk aksesori termasuk baterai dan casing terus meningkat. Pasar peripheral, seperti smart watch (Galaxy Gear), juga menunjukkan potensi untuk meluas.

"Penjualan Galaxy Gear sangat lambat. Namun, Galaxy Gear 2, yang dirilis bersamaan dengan Galaxy S5, akan berbeda," kata orang dalam industri di Korea kepada kepada Electronic Times hari ini. "Fungsi yang terkait dengan fashion di samping fungsi hardware dan software telah lebih diperkuat lagi."

Peningkatan yang signifikan terhadap permintaan peralatan jaringan sejalan dengan peningkatan yang pesat untuk lalu lintas data seluler yang juga memberikan kesempatan untuk Samsung Electronics. Rata-rata volume trafik internet global bulanan tahun ini setinggi 55.5EB. Angka ini telah meningkat sebesar 27,5% dari tahun lalu. Setelah IoT (Internet of Things) diperluas menyusul perluasan pasar smartphone, rata-rata volume trafik data internet bulanan pada tahun 2017 diperkirakan akan 120.6EB.

Sebagai bagian dari upaya ini, Samsung Electronics selanjutnya akan mempercepat upaya masuk ke pasar peralatan komunikasi. Sebagai contoh, mereka telah mempromosikan Wakil Presiden Kim Yeong-gi menjadi Presiden dalam pengangkatan jajaran eksekutif baru-baru ini, dan memperkuat perannya . Sejak berdirinya Samsung Network R&D Center di Shenzhen, China awal tahun ini, upaya Samsung Electronics untuk masuk pasar luar negri menjadi semakin agresif. Berbasis Pusat R&D di Shenzhen, Samsung Electronics berencana untuk memasuki pasar negara maju di Eropa dan Amerika Serikat dengan menggabungkan fungsi R&D, produksi dan penjualan. Samsung Electronics akan mengirim personil tingkat atas ke pusat R&D untuk mengatur roda pergerakan dalam waktu singkat. Dari Divisi Bisnis Jaringan, sumber daya manusia yang sangat baik dengan rangking kelas S selama dua tahun atau lebih akan dikirim ke Pusat R&D di Shenzhen.

Samsung Electronics juga akan mendorong bisnis yang terkait dengan data center dan komputasi awan (cloud computing) untuk memproses dan menyimpan data yang terus meningkat pesat. Sementara fokus telah ditempatkan pada produk hardware yang berhubungan dengan semikonduktor memori dan server data center, Samsung Electronics telah menentukan tujuan untuk menciptakan nilai tambah yang tinggi dengan menjual sistem juga. Pengangkatan terakhir dari Presiden Jeon Dong-su yang mengembangkan karirnya di Samsung Electronics Divisi Bisnis Memori sebagai CEO dari Samsung SDS juga dianalisa sebagai strategi perusahaan untuk mendorong bisnis sistem dan layanan.

Dalam jangka panjang, Samsung Group akan mengembangkan bisnis meterial berteknologi tinggi dalam upaya untuk mencari sinergi dengan Samsung Electronics. Samsung Display baru-baru menjadi pemegang saham terbesar dari Corning, pembuat material kaca, dan Cheil Industries meninggalkan sektor bisnis fashion dan mengambil alih perusahaan Novaled AG asal Jerman.

"Kami siap untuk menggunakan semua metode termasuk mempertimbangkan M&A [Merger & Akuisisi] jika ada bisnis yang dapat digunakan sebagai kekuatan pertumbuhan baru kami," kata seorang pejabat tinggi dari Samsung. "Kami tidak akan puas dengan prestasi kami saat ini bahkan jika bisnis kami (termasuk bisnis smartphone) memproduksi hasil yang memuaskan."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar