Jumat, 08 November 2013

OS TIZEN semakin dekat untuk segera diterapkan buat solusi Smart Home


Sistem operasi (OS) TIZEN akan segera muncul dalam produk smarphone dan Smart TV di awal 2014. Sementara Samsung Electronics berencana untuk mengubah Smart TV menjadi pusat dari Smart Home, sebagai bagian dari strategi untuk menambah momentum buat revitalisasi Smart TV.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh Samsung saat berpartisipasi dalam acara Smart TV Global Summit 2013 yang berlangsung 7 November kemarin di hotel Renaissance, Yeoksam-dong, Seoul, Korea Selatan. "Kita akan menambahkan fungsi pengembangan Smart Home ke SDK [Software Development Kit] versi 5.0 berikutnya," kata Lee Kwang-kee, wakil presiden Samsung Electronics yang berbicara di sesi ke-4 tentang platform Samsung Smart TV.

"Pada awalnya, fokus akan ditempatkan pada produk Samsung seperti kulkas dan mesin cuci, tetapi jika 'Internet of Things' telah tersebar luas, akan lebih banyak produk yang bisan dihubungkan ke Smart TV," kata wakil presiden Lee, sambil menambahkan bahwa versi beta dari SDK 5.0 akan diungkapkan pada tanggal 12 November (diundur dari rencana semula hari ini) mendatang, dan versi resmi akan diperkenalkan di acara Consumer Electronic Show (CES) 2014, sebuah pameran dagang tahunan untuk produk elektronik konsumen internasional yang akan diadakan di Las Vegas, Amerika Serikat pada bulan Januari mendatang.

Rumor sebelumnya juga menyebutkan bahwa Samsung akan meluncurkan perangkat TIZEN pertama di CES 2014.

Smart TV SDK 5.0 akan meningkatkan kenyamanan dalam pengembangan aplikasi. Layanan Native Client (NaCl) akan memungkinkan untuk mengembangkan aplikasi dengan tidak hanya platform web (HTML5) terbaru lewat Web Engine 2014, tetapi juga aplikasi native seperti C dan C++ dan multiscreen framework.

Wakil presiden Lee selama presentasi mengatakan bahwa 4 dari 10 aplikasi yang paling sering diunduh, diantara lebih dari 3.000 aplikasi yang terdaftar di toko aplikasi Samsung Apps TV adalah aplikasi video. "Sisanya adalah aplikasi yang berhubungan dengan media sosial, game dan layanan informasi," tambahnya.

Samsung Electronics sendiri telah menampilkan konsep peralatan digital generasi terbaru yang terhubung lewat solusi "Smart Home" baru di Internationale Funkausstellung (IFA) 2013 yang diselenggarakan pada awal September kemarin di Berlin, Jerman. Selama berlangsungnya acara, Samsung Electronics berencana untuk menyorot beberapa fitur yang memaksimalkan kemudahan user experience (UX) untuk pengguna dengan perangkat Smart TV dan aplikasi mobile.

Layanan ini akan dilaksanakan sebagai widget yang berjalan di background dari Smart TV. Remote control TV akan memiliki tombol yang terpisah sehingga Anda bisa meluncurkan widget yang berfungsi sebagai pengontrol dengan cepat. Misalnya, jika Anda memulai widget dan masuk ke sleep mode, beberapa lampu di rumah secara secara perlahan akan padam dalam beberapa detik, dan peralatan rumah tangga seperti kulkas dan AC akan berubah ke status dengan kebisingan rendah (low-noise).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar