Senin, 18 November 2013

67% Pengguna Samsung Smart TV menggunakan aplikasi HTML5


Berdasarkan angka-angka terbaru yang diperoleh, Samsung Electronics mulai yakin Smart TV akan bisa menjadi mesin pertumbuhan baru. Tahun ini, sekitar 67% pengguna Samsung Smart TV menggunakan konten berbasis Web (HTML5), seperti aplikasi untuk memaksimalkan fungsi smart dari Smart TV. Jumlah aplikasi untuk TV Samsung, yang terdaftar di toko aplikasi Samsung Apps TV (Smart Hub) di Amerika Utara, tahun ini telah meningkat 45% dibandingkan tahun lalu. Sekitar 2 dari 3 pengguna Samsung Smart TV menggunakan aplikasi HTML5 ini. Pengembang aplikasi mulai menyadari perubahan ini dan mulai mengembangkan aplikasi untuk Smart TV.

Statistik ini dikukuhkan oleh Kim Hyun-suk, wakil presiden Samsung Visual Display Business, melalui wawancara dengan situs Electronics Times Korea. Samsung Electronics belum mengungkapkan tingkat penggunaan untuk Smart TV.

"Tingkat koneksi fungsi Smart TV dan tingkat penggunaan telah meningkat dari tahun ke tahun di seluruh dunia," kata wakil presiden Kim Hyun-suk. "Jumlah pengunjung Smart Hub telah lebih dari dua kali lipat tahun ini. Tingkat kenaikan ini tumbuh setiap tahun."

Dia juga menekankan bahwa hal itu tidak hanya terjadi di Korea, tetapi merupakan fenomena global. Tingkatan koneksi Smart TV didefinisikan sebagai datang ke Smart Hub, portal yang ada di Samsung Smart TV, yang didalamnya berisi konten yang disediakan oleh Smart TV, seperti misalnya aplikasi dan game. Seberapa sering pengguna mengunduh konten di Smart Hub tidak diungkapkan, tapi salah satu fungsi smart di Smart TV ini sekarang telah banyak digunakan.

Seiring dengan kepopuleran smartphone dan tablet, Smart TV telah mentransformasikan dirinya menjadi perangkat yang smart juga. Jika konten populer yang disebut sebagai 'killer apps' dikembangkan, pola penggunaan TV akan bisa diubah . "Kita harus memperhatikan fakta bahwa pengembangan aplikasi TV telah meningkat di Amerika Utara," kata wakil presiden Kim Hyun-suk. "Banyak aplikasi TV populer yang dibuat di Amerika Serikat."

Samsung Electronics telah bekerja keras untuk mengambil keuntungan dari perkembangan suasana ini. Saat berlangsungnya Samsung Developer Conference 2013 (SDC13) pada akhir bulan lalu di San Fransisco, Amerika Serikat, Samsung Electronics mengungkapkan versi baru dari Samsung Smart TV Software Development Kit (SDK) untuk pengembangan aplikasi buat Smart TV dan Samsung multiscreen SDK untuk pengembangan aplikasi yang bisa menghubungkan antara Smart TV dan perangkat mobile. Versi terbaru dari SDK 5.0 mendukung konvergensi dengan semua peralatan elektronik di rumah seperti peralatan rumah tangga, lampu dan CCTV, bukan hanya untuk TV , tetapi juga untuk pelaksanaan Smart Home. Samsung Electronics bermaksud untuk membuat fungsi aplikasi TV sebagai pusat dari Smart Home, bukan hanya alat untuk hiburan semata.

"Smart TV terus berkembang dengan menemukan konten cocok untuk TV dan meningkatkan kenyamanan penggunaan melalui uji produktif dan kesalahan," kata wakil presiden Kim Hyun-suk. "Mengingat bahwa TV adalah perangkat hiburan yang paling akrab, maka akan tumbuh stabil cepat atau lambat."

"Pasar Smart TV akan tumbuh lebih cepat dari perkiraan," kata Yoon Boo-keun, Presiden dan Co-CEO Samsung Electronics serta pimpinan dari divisi Consumer Electronics (CE) di Samsung Electronics, saat berlangsungnya acara Samsung Analyst Day yang diadakan awal bulan ini. "Smart TV akan membuat paradigma baru."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar