Sabtu, 19 Oktober 2013

Ubuntu 13.10 dirilis, Intel tarik dukungan


Pada 18 Oktober kemarin Canonical merilis Ubuntu 13.10, lengkap dengan SDK untuk mengembangkan Ubuntu Touch UI yang hanya bisa berjalan pada dua smartphone Android seri Nexus. Sementara windows interface XMir untuk perangkat mobile terpaksa ditunda hingga Oktober 2014, sehingga smartphone Ubuntu paling cepat juga akan hadir akhir 2014. Penggunaan XMir sebagai lapisan kompatibilitas X11 untuk Mir, pengganti X Windows System buat Ubuntu, kemudian ditentang oleh Intel.

Chris Wilson dari Intel Open Source Technology Center, yang selama ini melayani driver gravis open source xf86-video-intel untuk Linux, mengatakan: "Kami tidak membenarkan atau mendukung Canonical dalam tindakan yang telah mereka pilih, dan tidak akan membawa patch upstream buat XMir." Wilson menyebut bahwa ini adalah keputusan dari "Manajemen Intel."

Intel merupakan pendukung dari Wayland, server display lainnya yang ditolak oleh pendiri Canonical Mark Shuttleworth ketika memutuskan sistem baru yang dibutuhkan sebagai interface Unity untuk keseragaman buat perangkat mobile dan PC. Pengembang Canonical Michael Hall mengkritik langkah Wilson ini dengan mengatakan: "Tidak ada alasan untuk tidak menerima patch ke driver video Xorg hanya karena mendukung pesaing untuk Wayland."

Wayland sendiri digunakan oleh Intel dalam TIZEN IVI 2.x, dan akan diadopsi sebagai default untuk protokol display dari TIZEN 3.0 dan seterusnya. Wayland telah dianggap sebagai standar industri buat pengganti X Window System, dimana sebagian besar komunitas Linux juga mendukungnya.

Sebelumnya konsep smartphone yang menjalankan OS Ubuntu Touch yang disebut Ubuntu Edge juga terpaksa ditunda, setelah Canonical gagal mendapatkan pendanaan sebesar $32 juta melalui Indiegogo. Jika berhasil, Canonical berniat menerapkan konvergensi OS di smartphone dan PC.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar