Rabu, 21 Agustus 2013

Pemilik Rovio danai Goo Technologies untuk kembangkan ekosistem game HTML5 berbasis WebGL


Goo Technologies, perusahaan pengembang grafis high-end Goo Engine® untuk game berbasis HTML5 dan visualisasi interaktif di web, hari ini mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh sejumlah dana awal untuk mempercepat ekspansi mereka di tengah perkembangan pesat dan pertumbuhan pasar yang tinggi untuk game HTML5 bertenaga WebGL. Pembiayaan baru ini dipimpin oleh MOOR, super angel investor asal Swedia yang dimiliki oleh Kaj Hed, Chairman dan pemilik 70% saham di Rovio Entertainment, pencipta waralaba sukses Angry Birds yang berawal dari pengembang game.

"Kami sangat antusias bekerja sama dengan tim yang luar biasa tersebut dan teknologi yang bisa membawa perubahan pada industri grafis interaktif," kata Kaj Hed. "Goo dalam posisi yang sangat baik untuk menjadi game changer yang nyata untuk ekosistem HTML5, di layar apapun."

Goo Technologies adalah perintis perusahaan teknologi web yang berbasis di Stockholm, Swedia, dengan visi untuk menciptakan semua pengalaman digital yang tersedia secara langsung pada semua perangkat, di mana-mana. Menggunakan solusi rendering WebGL yang eksklusif, Goo Technologies telah membuatnya mudah untuk mendistribusikan akselerasi hardware high-end baik untuk grafis 2D dan 3D secara langsung ke web browser atau sebagai aplikasi HTML5 pada perangkat mobile. Goo Engine ini mampu untuk menerbitkan game canggih secara online seperti halaman web dan membuatnya tersedia pada setiap perangkat terlepas dari lokasi fisiknya.

Melalui Goo Engine, Goo Technologies telah merevolusi publikasi dan distribusi game dengan memungkinkan jutaan pengembang web untuk membuat grafis high-end secara real time dan interaktif secara langsung di browser maupun perangkat yang mendukung HTML5. Pengembang Goo dapat menghadirkan game dan aplikasi sebagai layanan di browser apapun, sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya dengan menyederhanakan pengembangan dan pemeliharaan.

"Orang-orang benar-benar telah heran dengan apa yang bisa kita lakukan dengan Goo Engine," kata Marcus Kruger, Chairman dari Goo Technologies. "Industri ini telah dibangun dengan kenyataan bahwa HTML5 dan WebGL merupakan perubahan besar dalam bagaimana game didistribusikan dan bagaimana orang membuat dan mengakses grafik interaktif secara online. Hal ini memungkinkan penerbit game untuk menyediakan platform produksi independen yang dapat berjalan di semua perangkat dengan dukungan WebGL tanpa menggunakan plugin atau download, dan langsung di mana-mana. Kucuran dana ini akan memungkinkan platform terkemuka kami untuk memenuhi permintaan yang sedang berkembang untuk grafis dan gaming berkualitas tinggi, mendalam, berbasis web di mana-mana."

Pearl Boy adalah salah satu game HTML5 lintas perangkat bertenaga WebGL yang dibuat dengan teknologi Goo Engine. Game 3D ini dibuat untuk menunjukkan dan mengukur kinerja dari Goo Engine dan HTML5/WebGL pada browser atau perangkat berbasis HTML5. Anda bisa mencoba melalui http://www.gooengine.com/demofiles/pearl-boy/.

Berikut ini demo Pearl Boy di smartphone referensi TIZEN RD-PQ yang menjalankan TIZEN 2.1:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar