Senin, 26 Agustus 2013

LG U+ gantikan posisi NEC di Tizen Association


Tizen Association, organisasi yang dibentuk untuk memainkan peranan industri dari TIZEN, telah mengalami pergantian keanggotaan dari 12 perusahaan yang tergabung dalam Board of Directors. Pergantian ini diharapkan bisa semakin memperkuat penetrasi perangkat dan pengembangan proyek TIZEN menjelang peluncuran model perdana di akhir tahun ini.

LG U+ (LG유플러스; LG Uplus), operator telekomunikasi milik LG Group yang berbasis di Korea Selatan, menggantikan NEC, provider untuk layanan dan produk IT yang berbasis di Tokyo, Jepang, dan Mr. Choi Cha Bong dari LG U+ menjadi salah satu Director di Dewan Tizen Association. Pergantian ini tidaklah mengejutkan, mengingat pada awal Agustus kemarin NEC Corporation mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri pengembangan, produksi dan penjualan smartphone yang dioperasikan oleh NEC CASIO Mobile Communications, selain model yang sudah ada di pasaran.

Pada bulan Maret yang lalu beberapa media Jepang melaporkan bahwa NEC, bersama dengan Fujitsu yang juga merupakan anggota dari Tizen Association, akan berkolaborasi dengan operator telekomunikasi NTT DoCoMo untuk merilis smartphone TIZEN pada paruh kedua 2014. Namun perubahan drastis dari pasar smartphone telah membuat pengiriman handset ponsel NEC yang kalah bersaing di pasar menjadi terus menurun dan akhirnya memutuskan untuk keluar dari bisnis smartphone lebih awal.

Sementara LG U+ yang dulunya bernama LG Telecom menjadi operator telekomunikasi ketiga di Korea yang bergabung dalam keanggotaan Tizen Assocoation, setelah SK Telecom dan KT. Ini menandakan semua operator telekomunikasi di Korea Selatan telah menjadi anggota Tizen Association. Sebagai anak perusahaan LG Group, LG U+ lebih banyak mendistribusikan smartphone buatan LG Electronics di Korea. Jadi mungkin kita bisa berharap suatu saat LG Electronics, produsen smartphone terbesar ketiga di dunia, bisa mengikuti jejak Samsung Electronics, Huawei, Panasonic dan Fujitsu untuk merilis model smartphone TIZEN di masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar