Kamis, 04 Juli 2013

Standarisasi penggunaan HTML5 untuk industri otomotif segera menjadi kenyataan


W3C Automotive Business Group telah sukses menyelenggarakan pertemuan untuk membahas spesifikasi HTML5 untuk standarisasi penggunaannya pada produk otomotif di Tokyo pada akhir Mei yang lalu, yang dihadiri oleh produsen otomotif, pemasok komponen utama, pemasok hardware dan software, operator telekomunikasi, akademisi, pemerintahan dan perwakilan dari World Wide Web Consortium (W3C).

Operator Jepang KDDI, Access, Obigo, dan Intel memberikan presentasi pada berbagai kasus penggunaan HTML5 dalam industri otomotif. Saat ini ada empat usulan untuk standardisasi API berbasis HTML5 untuk otomotif, masing-masing TIZEN, Webinos, GENIVI dan QNX (belum diterbitkan). Beberapa presentasi dilakukan oleh GENIVI (diwakili oleh LG Electronics), TIZEN (diwakili oleh Intel), dan QNX, untuk mengakomodasi berbagai usulan yang berbeda dan bagaimana semuanya bisa dibuat untuk saling bekerja sama.

Pada pertemuan terakhir di Barcelona, ​​telah dibahas untuk memulai dengan OBD-II menjadi denominator paling umum dari fungsi kendaraan, karena setiap kendaraan pasti mendukungnya. LG Electronics menunjukkan bahwa persimpangan data OBD-II dan apa yang didukung melalui API dari GENIVI, TIZEN, dan Webinos sangat kecil, fungsi yang diwakili dalam API yang ada tidak ditangkap di OBD-II. Namun masih ada yang mendukung untuk mengintegrasikan OBD-II API sehingga aplikasi diagnostik bisa didukung. QNX menyebutkan temuan-temuan yang mengarah untuk memastikan spesifikasi HTML5 akan mampu mendukung pengembang mobile bukan hanya otomotif, dan bahwa mereka harus mendukung aplikasi dan bukan hanya built-in HMI. Bagian dari ini memastikan sinkronisasi dengan Apache Cordova.

Usai pertemuan yang diselenggarakan oleh Linux Foundation dan Intel ini, disepakati bahwa LG electronics dan QNX akan mengambil tindakan untuk memulai proses penggabungan empat kontribusi untuk disetujui oleh W3C Automotive and Web Platform Business Group. Intel telah sukarela sebagai editor spesifikasi, dan telah menciptakan kerangka awal untuk spesifikasi. Sementara presentasi dari ISO tentang bagaimana sinkronisasi ISO dan upaya standardisasi W3C Automotive Business Group akan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Menurut Adam M Abramski, Perencana Produk dari Intel Software & Services Group dan Ketua dari W3C Automotive and Web Platform Business Group, masing-masing proyek (GENIVI, Webinos dan TIZEN) telah bekerja pada spesifikasi API yang sangat mirip. Dan ini akan menjadi fokus utama untuk Automotive and Web Platform Business Group di W3C.


Via W3C Automotive and Web Platform Business Group (Terima kasih untuk Naruto Takahashi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar